Donald Trump umumkan, perang dengan Iran akan berakhir dalam 2 minggu lagi
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi kode untuk menyelesaikan kampanye militer terhadap Iran.
Donald Trump menjelaskan bahwa operasi militer yang telah membakar Timur Tengah selama sebulan terakhir bisa berakhir dalam dua minggu ke depan.
“Kami akan pergi sangat segera,” katanya. Keputusan itu menandai pergeseran drastis strategi Washington.
Alih-alih menunggu kesepakatan diplomatik, Trump memilih untuk angkat kaki setelah target utama yaitu melumpuhkan kemampuan nuklir, angkatan laut, dan stok rudal Iran dianggap tercapai.
Tak hanya itu, yang mengejutkan lagi, Donald Trump terlihat enggan terlibat lebih jauh dalam urusan pembukaan Selat Hormuz yang masih terblokade.
Washinton lebih memilih membiarkan Teheran mengendalikan jalur pelayaran vital tersebut untuk sementara waktu, daripada harus terjebak dalam operasi pembukaan selat yang diprediksi memakan waktu yang lama.
Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyebutkan bahwa Amerika Serikat akan mendorong sekutu di Eropa dan Teluk untuk mengambil alih tanggung jawab normalisasi jalur perdagangan tersebut.
“Presiden Trump akan terus melangkah maju tanpa hambatan,” katanya.
Meskipun memberikan sinyal damai, Donald Trump akan tetap memasang standar tinggi.
Ia menegaskan tidak butuh kesepakatan formal di meja perundingan, asalkan Iran kehilangan kemampuan untuk memiliki senjata nuklir dalam waktu dekat.

