Harga Plastik Mahal, Pramono Anung: Pakai Daun Pisang Kurangi Plastik

Harga Plastik Mahal, Pramono Anung: Pakai Daun Pisang Kurangi Plastik

Harga plastik mahal, Pramono Anung: Pakai daun pisan kurangi plastik

Tingginya harga plastik dalam beberapa waktu ini dinilai dapat menjadi momen untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan yang sulit.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak masyarakat ataupun pemerintah untuk segera berinovasi dalam mencari alternatif pengganti plastik.

“Kebutuhan plastik ini pelan-pelan harus dikurangi dan harus ada inovasi,” kata Pramono.

Lanjut, ia juga menjelaskan bahwa kebijakan soal harga maupun penanganan lonjakan harga plastik merupakan kewenangan pemerintah pusat, bukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Meskipun itu, ia mengajak masyarakat untuk melihat situasi ini sebagai peluang untuk mengubah kebiasaan penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai solusi, ia menyarankan untuk kembali ke metode tradisional dalam membungkus barang atau makanan, salah satunya yaitu dengan memanfaatkan bahan alami.

“Kalau kondisinya seperti ini, tentu akan menjadi beban masyarakat, Maka, kita bisa kembali ke cara tradisional, seperti menggunakan daun pisang dan bahan-bahan alami lainnya,” tambahnya.

Menurutnya, langkah tersebut tidak hanya membantu mengurangi beban ekonomi akibat mahalnya plastik, tetapi juga memberikan dapat positif bagi lingkungan dalam jangka panjang.

Meningkatnya harga plastik yang terjadi dalam beberapa kan terakhir memang cukup tinggi, terutama dirasakan oleh pelaku ritel dan UMKM.

Di tingkat konsumen akhir, seperti pedagang pasar, UMKM, hingga sektor ritel, dampaknya terlihat dari kenaikan harga produk jadi yang dilaporkan mencapai rata-rata sekitar 15%.

Baca juga: KPK resmi menetapkan Bupati Tulungagung sebagai tersangka kasus pemerasan terhadap pejabat