Hujan Petir Hingga 2 November, BMKG Sebut Wilayah Rawan

Hujan Petir Hingga 2 November, BMKG Sebut Wilayah Rawan

Hujat petir hingga 2 November, BMKG sebut wilayah rawan

BMKG mengingatkan adanya potensi perubahan cuaca di sejumlah daerah Indonesia mulai Kamis 29 Oktober 2026 hingga beberapa hari ke depan.

Hujan dengan intensitas beragam, mulai dari ringan hingga lebat, berpeluang mengguyur sejumlah wilayah dan dapat disertai sambaran petir.

Secara umum, kondisi atmosfer di Indonesia diperkirakan masih menunjukkan pola cerah berawan hingga hujan ringan.

Walaupun begitu, peningkatan intensitas hujan perlu diantisipasi, khususnya di daerah yang berpotensi mengalami hujan kategori sedang.

Wilayah tersebut mencakup Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur.

Selanjutnya, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Selain hujan sedang, potensi hujan lebat yang disertai kilat atau petir diperkirakan berlangsung hingga Senin 2 November 2026.

BMKG juga mengingatkan kemungkinan angin kencang di Kalimantan Barat dan daerah sekitarnya.

Dalam prakiraan curah hujan Dasarian I November 2026, BMKG memperkirakan sebanyak 77,72 persen wilayah Indonesia mengalami curah hujan kategori menengah, yakni 50–150 milimeter per dasarian.

Sementara itu, kategori rendah sebesar 20,72 persen dan kategori tinggi mencapai 1,56 persen.

Curah hujan menengah diprediksi meluas di sebagian besar Sumatera, Kalimantan, Papua, serta beberapa kawasan Jawa dan Sulawesi.

Sebaliknya, curah hujan rendah masih berpotensi terjadi di Lampung, Banten, DKI Jakarta, pesisir utara Jawa, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, serta sebagian Sulawesi dan Maluku.

Di tengah potensi hujan tersebut, masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi panas dan udara kering di daerah yang masih mengalami musim kemarau.

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh dan membatasi paparan panas berlebihan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko dehidrasi serta kelelahan.

Baca juga: Barang bukti disebut gaib, sidang ijazah Jokowi jadi rame