Ahok Berpesan untuk para Pendukungnya: Harus Berbesar Hati
Ahok sudah ditahan di Rutan Cipinang. Jaksa langsung mengeksekusi Ahok dengan membawanya ke Rutan. Keluarga serta para pendukung kemudian menemui Ahok di rutan yang terletak di Jakarta Timur itu.
Ahok kemudian menyampaikan pesan untuk para pendukungnya. Lewat pengacaranya Sirra Prayuna, Selasa (9/5), Ahok meminta pendukungnya berbesar hati.
Berikut pesan Ahok dari Rutan Cipinang:
Salam perjuangan
Pada sore hari ini saya menyampaikan pesan dari Pak Ahok. Kami terkejut, dan kaget dengan kasus hukum ini, tapi itulah situasi hukum di negeri ini.
Pak Ahok hanya berpesan kepada kita semua untuk kita mari patuh pada proses yang sedang berlangsung sekarang.
Hari ini Tim pengacara sudah melakukan upaya hukum banding dan mengajukan permohonan untuk tidak dilakukan penahanan.
Jadi Pak Ahok berpesan bahwa harus berbesar hati kalau kita sebagai memberikan kenangan yang menjadi inspirasi bagi perjuangan Pak Ahok. Saya pikir seorang pemimpin harus dituruti dalam kedudukannya sekarang ini. hari ini, saya perlu menyampaikan pesan hari ini kami hanya menyampaikan pesan salam hormat beliau salam cinta beliau. Itulah yang bisa saya sampaikan mudah-mudahan apa yang menjadi pesan beliau bisa diterima oleh semua terima kasih.
Hingga sore ini, massa pro Ahok masih berkumpul di depan Rutan Klas 1 Cipinang. Massa masih terus berorasi dan meminta pihak rutan mengizinkan Ahok untuk hadir di tengah-tengah mereka.
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.