Aiptu M Galingging yang Tewas oleh Serangan Teroris Dinaikkan Pangkat

Aiptu M Galingging yang Tewas oleh Serangan Teroris Dinaikkan Pangkat

Aiptu M Galingging yang Tewas oleh Serangan Teroris Dinaikkan Pangkat

Dugaan penyerang Markas Polda Sumatera Utara adalah anggota ISIS semakin menguat. Berdasarkan hasil pemeriksaan, salah satu pelaku Syawaludin Pakpahan pernah tinggal di Suriah.

Menurut Rycko, dalam pemeriksaan di pos jaga Mapolda Sumut yang diserang, pihaknya menemukan dua pisau dapur yang masih baru. Satu pisau didapatkan dari tangan pelaku yang tewas ditembak, sedangkan satu lagi di tangan pelaku lain yang ditembak.

Selain itu, polisi juga menemukan linggis, minyak bensin, dan korek api yang digunakan untuk membakar pos jaga di pintu keluar Mapolda Sumut tersebut.
Personel Brimob berjaga di dekat Mapolda Sumut

Personel Brimob berjaga di dekat Mapolda Sumut.

Pihak kepolisian menemukan kasur di pos penjagaan tersebut sempat terbakar, termasuk pintu pos jaganya yang melengkung karena terbuat dari plastik.

“Kejadian ini membuktikan ancaman terorisme itu ada,” katanya.

Belakangan ini, kata Kapolda, aparat kepolisian telah menjadi target utama aksi terorisme sebagaimana yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur. Pihaknya sedang mengembangkam kasus tersebut dengan dukungan Detasemen Khusus Antiteror dan tim dari Mabes Polri.

Sebelumnya, pada Minggu dinihari sekitar pukul 03.00 WIB, dua orang menyerang personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalinggung yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut.

Akibat penyerangan tersebut, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah di dada, tangan, dan lehernya.

Namun kedua pelaku berhasil dilumpuhkan personel Satuan Brimob yang berjaga di pintu masuk Mapolda Sumut. Seorang pelaku tewas, dan seorang luka tertembak.

Personel Brimob berjaga di dekat Mapolda Sumut

Personel Brimob berjaga di dekat Mapolda Sumut.

Duka melanda Polda Sumatera Utara (Sumut). Salah satu personel mereka, Aiptu M Galingging tewas karena serangan teroris pagi tadi pukul 03.00 WIB.

Saat itu, Minggu (25/6), Sigalingging tengah berjaga di Mapolda Sumut di pintu 3 penjagaan. Dua teroris menyerang dengan lompat pagar lalu menusuk korban dengan pisau.

Kedua pelaku berhasil dilumpuhkan oleh personel Brimob Polda Sumut dan salah satu pelaku meninggal dunia karena luka tembakan sedangkan satu pelaku lagi berhasil dilumpuhkan hidup-hidup.

Dalam keterangan Polda Sumut lewat akun instagram @poldasumaterautara,

Saat ini, proses penyelidikan terus dilakukan.

Polda Sumut juga kemudian menaikkan pangkat Aiptu M. Galingging.

Polda Sumatera Utara berduka. Minggu, 25 Juni 2017 sekitar pukul 03.00 Wib, salah satu personil Yanma Polda Sumut yaitu Aiptu M. Galingging tewas akibat penyerangan teror yang tidak terduga saat menjalankan tugas pengamanan markas di pintu 3 penjagaan Mapolda Sumut. Beliau tewas ditangan dua orang pelaku yang diduga jaringan teroris. Pelaku berhasil masuk setelah melompat pagar Mapolda Sumut sekitar pukul 03.00 Wib dan menyerang korban dengan menggunakan pisau. Kedua pelaku berhasil dilumpuhkan oleh personil Brimob Polda Sumut dan salah satu pelaku meninggal dunia karena luka tembakan sedangkan satu pelaku lagi berhasil dilumpuhkan hidup – hidup. Sampai saat ini, proses penyelidikan terus dilakukan. Atas jasa Aiptu M. Galingging, beliau diberi penghargaan kenaikan pangkat setingkat menjadi Ipda Anumerta M. Galingging. Polda Sumatera Utara mengucapkan turut berduka cita yang sedalam – dalamnya. Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan ditempatkan ditempat yang sebaik-baiknya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Amin??? #PoldaSumutBerduka

A post shared by Polda Sumut (@poldasumaterautara) on

Geser ‚ě° (untuk melihat foto berikutnya) Minggu, 25 Juni 2017 Bertempat di Rumah Sakit Bhayangkara Sumatera Utara dengan dihadiri oleh beberapa orang keluarga korban, Kapolda Sumut beserta Pejabat Utama Polda Sumut melepas keberangkatan jenazah Aiptu M. Sigalingging anggota Yanma Polda Sumut, yang menjadi korban penyerangan 2 teroris pada Minggu (25/06/2017) sekitar pukul 03.00 Wib dini hari tadi. Sebelum diantar kerumah duka, jenazah diberikan penghormatan terakhir oleh Kapolda Sumut bersama Pejabat Utama Polda Sumut yang di pimpin langsung oleh Kapolda Sumut. Setelah itu, Kapolda Sumut beserta Pejabat Utama Polda Sumut memanjatkan doa untuk jenazah Aiptu M. Sigalingging. Peti Jenazah Aiptu M. Sigalingging kemudian dimasukkan ke dalam mobil jenazah oleh 4 orang anggota Brimob Polda Sumut untuk kemudian diantar menuju rumah duka di Tapanuli Selatan. Selanjutnya, beliau direncanakan akan dikebumikan di Batubara tempat orang tua beliau pada hari Selasa, 27 Juni 2017. Selamat jalan Bhayangkara.. beristirahatlah yang tenang.. Kami teruskan pengabdianmu.. . #poldasumutberduka

A post shared by Polda Sumut (@poldasumaterautara) on

“Beliau diberi penghargaan kenaikan pangkat setingkat menjadi Ipda Anumerta M. Galingging,” demikian keterangan Polda Sumut.

Polda Sumut juga mengucapkan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum.

“Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan di tempatkan di tempat yang sebaik-baiknya serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” demikian penjelasan Polda Sumut.

 

Sumber Berita Aiptu M Galingging yang Tewas oleh Serangan Teroris Dinaikkan Pangkat : Kumparan.com