Akhirnya tim SAR temukan serpihan pesawat ATR di Puncak Bulusaraung
Tim SAR gabungan Basarnas dan TNI-Polri menemukan serpihan bagian yang diduga milik pesawat ATR 42-500 yang sebelumnya dilaporkan hilang kontak saat penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar.
Temuan tersebut berada di salah satu ceruk di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Minggu 18 Januari 2026 pagi sekitar pukul 08.09 WITA.
“Pasukan darat menemukan badan pesawat dan dalam proses identifikasi lebih lanjut,” katanya.
Basarnas menyatakan proses evakuasi belum dapat dilakukan karena helikopter masih mencari titik pendaratan yang aman di sekitar lokasi temuan.
Selain itu, kondisi angin di kawasan pegunungan tersebut dilaporkan masih cukup kencang.
Sebelumnya, pada pukul 07.17 WITA, tim SAR gabungan lebih dahulu menemukan objek yang terindikasi sebagai serpihan pesawat di kawasan Bulusaraung.
Temuan awal tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan penyisiran lanjutan berdasarkan koordinat yang diperbolehkan.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan membenarkan bahwa sejumlah bagian pesawat telah teridentifikasi di lokasi pencarian.
Berikut Profil Kapten Andy Dahananto diketahui menjabat sebagai Direktur Operasi PT IAT 19 Juni 2019.
Pria kelahiran 1967 itu merupakan lulusan Juanda Flying School 1987 dan memulai kariernya sebagai pilot fixed wing pada 1988.
Tiga penumpang dalam penerbangan pesawat ATR 42-500 tersebut merupakan pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Hal ini dikonfirmasi Staf Khusus Menteri KP Bidang Humas dan Komunikasi Media, Doni Ismanto.

