Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026
Nilai yang sangat pantastis itu langsung ramai perhatian publik karena program ini menjadi salah satu proyek sosial terbesar yang sedang berjalan di Negara Indonesia saat ini.
Sejak dimulai MBG memang dirancang untuk mendukung penyediaan gizi anak-anak dan kelompok masyarakat membutuhkan.
Besarnya dana yang terserap menunjukkan bahwa pemerintah serius memperluas pelaksanaan program di berbagai daerah.
Makanan yang dilakukan hampir setiap hari dengan pengawasan menu yang termasuk menyesuaikan standar kebutuhan nutrisi.
Di beberapa wilayah, program MBG juga ikut menghidupkan roda ekonomi lokal.
Banyak dapur umum dan penyedia bahan makanan yang melibatkan pelaku usaha kecil di sekitar.
Efeknya mulai terasa bagi petani, pedagang bahan pokok, dan lain-lain.
Namun angka US$4,24 miliar tetap menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak.
Sejumlah pengamat meminta pemerintah membuka laporan penggunaan anggaran secara lebih rinci agar pelaksanaan program tetap transparan dan tepat sasaran.
Beberapa daerah disebut masih menghadapi kendala logistik, terutama wilayah yang sulit dijangkau.
Meski begitu, pemerintah mengklaim evaluasi terus dilakukan agar kualitas layanan tetap terjaga.
Berikutnya, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dijalankan secara resmi pada 6 Januari 2025.
Awal dilakukan di sejumlah daerah dengan sasaran utama siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan juga balita.
Pemerintah kemudian memperluas program sepanjang tahun 2025 hingga 2026.
Hingga April 2026, anggaran program MBG yang dilaporkan telah menyerap dana sekitar US$4,24 miliar.
Nilai tersebut itu menunjukkan besarnya skala program yang kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam sektor gizi nasional.

