Nasional

Anggota DPRD dari Gerindra Otaknya Pembakaran 7 SD di Palangka Raya

Anggota DPRD dari Gerindra Otaknya Pembakaran 7 SD di Palangka Raya

Masyarakat di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dihebohkan dengan pembakaran tujuh sekolah dasar pada Juli 2017. Polisi telah mengamankan anggota DPRD Kalimantan Tengah Fraksi Gerindra, Yansen Binti, sebagai tersangka.

“Yang bersangkutan ini (Yansen) perannya adalah menyuruh melakukan (pembakaran SD). Istilah hukumnya, aktor intelektual,” ungkap Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (6/9).

Polisi masih mencari alasan Yansen menyuruh beberapa orang membakar sekolah. “Orang yang disuruh ini berasal dari berbagai latar belakang. Iming-imingnya saya belum bisa mengungkapkan. Nanti kita lihat motivasi mereka apa, nanti kita lihat dalam pemeriksaan,” ungkap Setyo.

Saat ini, tersangka sudah dibawa ke Bareskrim Polri, Jakarta, untuk mempermudah proses penyidikan. Atas perbuatannya, tersangka terancam terjerat pasal 55 ayat 1 dan 2 KUHP dan pasal 187 ayat 1 KUHP dengan ancaman penjara 15 tahun.

Sedangkan delapan orang selaku eksekutor pembakaran sudah ditangkap polisi. Kapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Anang Revandoko menyebutkan delapan orang ini hanya melakukan pembakaran setelah diperintahkan Yansen dan diiming-imingi sejumlah uang.

Menurut Anang, Yanses juga yang menyuruh tersangka lain berinisial AG untuk menyediakan serta menyerahkan beberapa alat untuk pembakaran sekolah seperti handuk, bahan bakar serta beberapa alat bahan bakar lainnya.

“Semua rencana pembakaran sekolah tersebut dilakukan di KONI Provinsi Kalteng. Bahkan sebelumnya pihak kita melakukan penggeledahan di beberapa tempat seperti ruangan kerjanya di DPRD Provinsi setempat, Kantor KONI dan kediamannya,” kata Anang beberapa waktu lalu.

Kabag Penum Mabes Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan pelaku beralasan melakukan aksi nekatnya karena ingin mendapatkan perhatian dari Gubernur Kalteng.

“Hal ini didasarkan pada motif yang bersangkutan ingin mendapatkan perhatian dari Gubernur Kalimantan Tengah, terkait dengan pengadaan proyek,” ungkap Martinus di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (6/9).

Terkait pengakuan motif pelaku itu Martinus menyebut pihaknya masih akan mengujinya. Polisi akan membandingkan pernyataan pelaku dengan fakta-fakta yang ditemukan untuk mendapatkan motif sesungguhnya.

“Kita akan dalami apakah ada soal-soal lain yang perlu diselesaikan di antara mereka atau apakah ada motif-motif lain,” ujar Martinus.

Kombes Martinus Sitompul

 

Baca juga : Tersindir Ucapan Kapolri, Fadli Zon Bantah Isu Rohingya untuk Serang Jokowi

 

 

Sumber berita Anggota DPRD dari Gerindra Otaknya Pembakaran 7 SD di Palangka Raya : kumparan

Mister

Recent Posts

Guru Non-ASN Mengadu ke DPR, Minta Kepastian Nasib di 2027

Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…

3 jam ago

Ramai Alamat Rumah Jennifer Coppen tersebar, Ulah Oknum Ojol

Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…

3 jam ago

Indra Bruggman Sukses jadi Pengusaha, mau Pensiun dari Aktor?

Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…

1 hari ago

2 Anabul Inul Daratista Hilang Misterius, Ternyata Ada di Lemari

2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…

1 hari ago

KPK Bongkar Dugaan Aliran Uang, Dua PNS Bea Cukai Diperiksa

KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…

1 hari ago

Alasan Raja Juli Tak Dampingi Prabowo Subianto Cek Karhutla

Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…

1 hari ago

This website uses cookies.