Arab Saudi Peringatkan Keras Kepada Iran, Hentikan Perang atau Hadapi Balasan

Arab Saudi Peringatkan Keras Kepada Iran, Hentikan Perang atau Hadapi Balasan

Arab Saudi peringatkan keras kepada Iran, hentikan perang atau hadapi balasan

Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, melontarkan peringatan keras kepada Iran agar segera “menghitung ulang” strategisnya, menyusul serangan yang menargetkan kawasan Teluk.

Ia menegaskan bahwa kesabaran Riyadh dan negara-negara tetangga memiliki batas.

Dalam konferensi pers, Faisal menyebut negara-negara Teluk memiliki “kapasitas dan kemampuan yang sangat signifikan” jika memilih untuk merespons.

Ia menilai serangan Iran bukan tindakan spontan, melainkan operasi yang dirancang matang.

“Tindakan akurasi dalam beberapa penargetan ini… menunjukkan bahwa ini adalah sesuatu yang direncanakan, dipersiapkan, diorganisir, dan dipikirkan dengan matang,” katanya.

Ia menolak mengungkapkan batas pemicu respons militer. “Saya tidak akan menjabarkan apa yang akan dan tidak akan memicu tindakan defensif… karena itu bukan pendekatan yang bijaksana,” katanya.

Namun ia mengingatkan, “Kesabaran yang ditunjukkan bukanlah tanpa batas… Saya tidak akan mengumumkannya melalui telegraf.”

Pernyataan ini muncul setelah serangan Iran terhadap fasilitas energi di kawasan, termasuk Ras Laffan di Qatar dan Habshan di Uni Emirat Arab.

Qatar mengancam keras serangan tersebut, sementara Saudi dan UEA mengklaim berhasil mencegat sejumlah rudal dan drone.

Sebelumnya, Garda Revolusi Iran memperingatkan akan membalas serangan terhadap fasilitas energinya.

Baca juga: Direktur Kontraterorisme AS undur diri, lawan kebijakan Donald Trump, sebut Iran bukan ancaman