Bahlil nilai Geopolitik global tak menentu, ibarat gejala Malaria
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menggambarkan kondisi geopolitik global saat ini seperti penyakit malaria yang gejalanya naik turun dan sulit diprediksi.
Di tengah penjelasannya, Bahlil secara mengejutkan mengungkap pengalaman pribadinya pernah menderita busung lapar.
“Kondisi geopolitik itu seperti malaria. Pagi sembuh, siangnya naik lagi, malamnya turun lagi. Malaria itu ada tresiana dan malaria tropika, jadi model kaya busung lapar, kalau bagi sembuh, siang keringat dingin. Kira-kira itu geopolitik sekarang,” kata Bahlil, Kamis 25 Juni 2026.
Menurutnya, dinamika geopolitik yang berubah dengan cepat menyulitkan banyak negara, termasuk Indonesia, dalam menyusun proyeksi dan strategi energi jangka panjang.
“Dalam kondisi seperti ini, sulit menentukan baseline, yang benar-benar pasti. Yang diperlukan adalah intuisi, analisis, dan kemampuan mengelola ketidakpastian,: katanya.
Ketidakpastian geopolitik itu berdampak langsung terhadap energi Indonesia.
Lifting minyak nasional saat ini hanya berada di kisaran 600 hingga 650 ribu barel per hari, sementara kebutuhan domestik telah mencapai sekitar 1,5 juta hingga 1,6 juta barel per hari.
Akibat kesengajaan tersebut, Indonesia harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari.
Kondisi ini merupakan kebalikan dari situasi akhir 1990-an.
Pada 1997, produksi minyak nasional mencapai sekitar 1,5 juta hingga 1,6 juta barel per hari, sementara konsumsi dalam negeri hanya sekitar 500 ribu barel per hari, sehingga Indonesia masih berstatus sebagai eksportir minyak.
Bahkan sekitar 43 persen penerimaan APBN saat itu ditopang oleh sektor minyak dan gas.
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.