Nasional

DPR Sentil Kemendag Usai Minyakita Berbau Solar di Klaten

DPR sentil Kemendag usai Minyakita berbau solar di Klaten

anggota Komisi Vl DPR Rl dari Fraksi PKB Nasim Khan mendesak Kementerian Perdagangan (Kemendag) bertanggung jawab penuh atas kasus dugaan Minyakita berbau solar yang di temukan di sejumlah wilayah di Jawa tengah.

Menurutnya, penanganan kepada aparat penegak hukum, tetapi harus memimpin investigasi secara menyeluruh.

“Kasus ini menunjukan masih adanya celah dalam pengawasan rantai pasok Minyakita. Pemerintah harus melakukan investigasi dari hulu hingga hilir, mulai dari proses produksi, pengemasan, penyimpanan, hingga distribusi. Hasilnya harus disampaikan secara terbuka agar masyarakat memperoleh kepastian dan tidak menimbulkan ke panikan,” kata Nasim di jakarta, jumat 26 Juni 2026.

Temuan minyakita berbau solar sebelumnya di laporkan oleh dinas Ketahanan Pangan dan pertanian (DKPP) Kabupaten Klaten di Kecamatan Wedi dan jogonalan.

Kasus tersebut kini sedang ditangani aparat penegak hukum, sementara Menteri perdagangan Budi Santoso memastikan seluruh produk terkait telah di tarik dari peredaran di wilayah Solo dan sekitarnya.

namun bagi nasim, penarikan produk saja tidak cukup. Nia meminta Kemendag melakukan evaluasi menyeluruh terhadap produsen dan distributor Minyakita, serta memperkuat sinergi distribusi melalui BUMN.

“Saya berharap Kementrian Perdagangan menata kembali produsen dan distributor Minyakita secara lebih selektif. Distribusi perlu di perkuat melalui sinergi langsung dengan BUMN agar manfaatnya benar-benar  di rasakan masyarakat. Selama ini persoalan justru kerap muncul pada aspek distribusi, penyebaran barang, hingga harga di lapangan,” tegasnya.

Nasim juga mendesak kemendag menjatuhkan sanksi tegas apabila di temukan unsur kelalaian maupun kesengajaan dalam kasus ini, baik sanksi administratif maupun pidana.

“Jika terbukti ada pihak yang lalai atau sengaja mengedarkan produk yang tidak memenuhi standar, harus dikenai saksi administratif maupun pidana sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

“Jangan sampai ada ada pembiaran karena kekhawatirkan akan muncul kasus serupa dengan modus yang berbeda,” tambahnya.

Baca juga: Menkes: Lingkungan kerja Dokter masih dipenuhi kasus bullying
Penguin

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

14 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

16 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

18 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

19 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

2 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

2 hari ago

This website uses cookies.