Bahlil umumkan gas LPG 12 kg naik sedangkan gas melon tetap karena perintah Prabowo
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan harga LPG 3 kg bersubsidi atau gas melon tidak akan mengalami kenaikan, meskipun harga LPG 12 Kg nonsubsidi tengah mengalami lonjakan di sejumlah daerah.
Bahlil menegaskan bahwa pemerintah hanya dapat menjamin stabilitas harga LPG Kg karena produk tersebut mendapatkan subsidi negara.
Sementara itu, LPG 12 Kg merupakan produk nonsubsidi yang umumnya digunakan oleh kelompok masyarakat mampu, sehingga harganya mengikuti mekanisme pasar.
Bahlil menegaskan bahwa harga LPG bersubsidi akan tetap dijaga.
“Kalau yang subsidi tetap. Saya hanya bisa menjamin harga subsidi karena itu adalah perintah Presiden dan perintah juga aturan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat mampu agar tidak menggunakan LGP 3 Kg yang di peruntukkan bagi kelompok penghasilan rendah.
Ia bahkan menyindir penggunaan gas subsidi oleh kalangan kaya.
“Jika kalau masak contoh model kayak orang kaya; masak orang kaya pendapatannya di atas 500 juta per bulan disuruh pakai LPG 3 kilo, sorry ye,” katanya.
Di lapangan, sejumlah masyarakat melporkan kenaikan harga LPG 12 Kg.
Kenaikan itu dibuat oleh meningkat pasar minyak dan gas global, termasuk dampak gangguan di Selat Hormuz.
Ruben tak terima dituduh idap HIV dan terlilit pinjol Ruben Onsu akhirnya memberikan tanggapan mengenai…
USU tindak Mahasiswa FEB yang terlibat pelecehan 66 orang Kasus dugaan pelecehan yang melibatkan mahasiswa…
Kasus siswi Bali, pemerintah minta sekolah wajib pasang CCTV Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak…
Fakta di balik terkait nama Nabila Gardena dalam kasus timah Nama selebgram sekaligus entrepreneur Nabila…
Usulan Fahri Hamzah bentuk peradilan etika untuk pejabat korup Wakil Ketua Umum Partai Golkar Fahri…
Kasus dugaan penipuan, Vicky Prasetyo segera jalani pemeriksa Kasus dugaan penipuan yang melibatkan nama Vicky…
This website uses cookies.