Republican presidential candidate Donald Trump smiles during a news conference before a rally in Fort Worth, Texas, Friday, Feb. 26, 2016. (AP Photo/LM Otero)
Balas Ocehan Kim Jong Un, Donald Trump: Tombol Saya Lebih Besar!
Presiden Amerika Serikat Donald Trump seakan tidak mau kalah dari Kim Jong Un. Tidak lama setelah pemimpin Korea Utara itu mengeluarkan pernyataan, Trump membalasnya.
Sebelumnya pada awal pekan ini, Kim membuka 2018 dengan menyampaikan resolusinya, yaitu memproduksi massal hulu ledak nuklir. Menurut Kim dalam pernyataannya, Korut tidak takut pada ancaman Amerika.
Kim menegaskan, mereka bisa kapan saja meluncurkan rudal nuklir. Dalam berbagai uji coba, rudal balistik Korut diperkirakan bisa mencapai daratan AS.
“Tombol nuklir selalu ada di meja saya. AS harus sadar bahwa ini bukanlah omong kosong, tapi kenyataan,” lanjut dia.
Menanggapi ocehan Kim tersebut, Trump mengatakan bahwa dia juga punya tombol nuklir. Tidak mau kalah, Trump mengatakan tombol nuklirnya bahkan lebih besar dari Korut.
“Tolong seseorang dari rezimnya yang kelaparan dan kosong memberi tahu dia bahwa saya juga punya Tombol Nuklir, tapi ini lebih besar dan lebih kuat dibanding miliknya, dan tombol saya bisa bekerja!” kata Trump.
Kedua pemimpin mengatakan “tombol nuklir”, kedengarannya seperti mudah sekali melepaskan serangan nuklir. Namun kenyataannya tidak demikian.
Peluncuran rudal nuklir tidak semudah memencet tombol. Presiden AS sebagai panglima tertinggi harus terlebih dulu merundingkannya dengan para jenderal militer sebelum melancarkan serangan tersebut.
Sampai saat ini bom nuklir hanya pernah digunakan dalam satu kesempatan, yaitu di Hiroshima dan Nagasaki ketika Perang Dunia II.
Baca juga : AS jadi Target, Kim Jong Un: Tombol Nuklir Selalu Ada di Meja Saya
Sumber berita Balas Ocehan Kim Jong Un, Donald Trump: Tombol Saya Lebih Besar! : kumparan.com
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.