Ingin Mengkonsumsi Ganja dengan Legal, Datanglah ke California AS
Memasuki tahun 2018, pemerintah negara bagian California, AS, melegalkan jual beli ganja untuk rekreasi. Peraturan tersebut berlaku sejak Senin (1/1), dimana lusinan toko dan apotek yang telah mengantongi lisensi, menjual zat adiktif tersebut secara bebas.
Keputusan tersebut berasal dari hasil voting warga California November 2016 lalu. Sebanyak 39,5 juta orang atau sekitar 57 persen penduduk memilih melegalisasi transaksi ganja non-medis.
Pemerintah negara bagian setempat pun memberlakukan batasan umur konsumen, yaitu minimal 21 tahun, untuk dapat membeli ganja. Mereka juga wajib menunjukkan SIM ataupun kartu identitas lain saat akan bertransaksi.
Selain itu, satu orang pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal 28 gram ganja dalam sekali transaksi. Hal ini tidak berlaku jika pembelian dilakukan untuk keperluan medis, pembeli wajib menunjukkan rekomendasi dokter dan kartu identitas medis.
Langkah California tersebut menyusul lima negara bagian lain yang telah lebih dulu memberlakukan peraturan serupa, yaitu Colorado, Washington, Oregon, Alaska, dan Nevada. Rencananya, Massachusetts dan Maine juga akan mengikuti langkah California dalam waktu dekat.
Meski demikian, pemerintah federal AS masih mengklasifikasikan ganja sebagai obat-obatan terlarang.
Baca juga : Dijual di Apotek Uruguay Mulai Juli, Harga Ganja Rp 16.000 Per Gram
Sumber berita Ingin Mengkonsumsi Ganja dengan Legal, Datanglah ke California AS : kumparan.com
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.