Nasional

BBM langka di Bali, Bahlil Laporkan kendala distribusi ke Prabowo

BBM langka di Bali, Bahlil laporkan kendala distribusi ke Prabowo

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap penyebab kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat melanda Bali.

Dalam laporannya kepada Presiden Prabowo Subianto, ia menegaskan bahwa gangguan tersebut terjadi akibat keterlambatan pengiriman pasokan, bukan karena cadangan BBM nasional menipis.

Persoalan ini dibahas dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu 21 Oktober 2026.

Bahlil menjelaskan bahwa distribusi BBM dari Jawa Timur menuju Bali mengalami hambatan karena kapal pengangkut tiba tidak sesuai jadwal.

Kapal yang semestinya bersandar pada pukul 05.30 pagi baru tiba pada malam hari. Keterlambatan tersebut kemudian memengaruhi kelancaran penyaluran BBM di Bali.

Meski sempat terjadi gangguan, Bahlil menyatakan kondisi pasokan di Pulau Dewata mulai membaik. Ia menyebut persediaan BBM di Bali pada Rabu lalu diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan hingga 12 hari ke depan.

Bahlil juga memastikan cadangan BBM nasional masih berada di atas rata-rata kebutuhan yang telah ditetapkan.

Namun, tantangan distribusi tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah Kalimantan, Papua, dan Asmat yang mengalami pendangkalan sungai akibat kondisi cuaca.

Hambatan tersebut membuat pengiriman BBM yang sebelumnya mengandalkan jalur laut harus dialihkan melalui jalur darat.

Pemerintah juga memastikan persediaan elpiji cukup untuk sekitar 13 hari, sedangkan sejumlah komoditas lainnya tersedia untuk lebih dari 20 hari.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyampaikan bahwa pengadaan minyak mentah, BBM, dan elpiji akan dilakukan melalui mekanisme antarpemerintah atau government to government (G to G) melalui badan layanan umum (BLU).

Ia juga menegaskan bahwa impor solar CN 48 telah dihentikan, sementara sebagian kebutuhan solar CN 51 masih dipenuhi dari luar negeri.

Usai mendengar penjelasan tersebut, Prabowo meminta jajaran terkait memeriksa kembali kontrak pengadaan dan distribusi BBM.

Menteri ESDM, Pertamina, Danantara, serta BUMN terkait diminta memastikan pasokan energi tetap terjaga agar keterlambatan serupa tidak kembali mengganggu kebutuhan masyarakat.

Baca juga: Bangkai kapal USS Houston terancam, RI terima hibah Rp4 M
Penguin

Recent Posts

Bangkai Kapal USS Houston Terancam, RI Terima Hibah Rp4 M

Bangkai kapal USS Houston terancam, RI terima hibah Rp4 M Pemerintah Amerika Serikat memberikan hibah…

2 jam ago

Nathalie Holscher, Semua Honor Manggung buat Korban Karhutla

Nathalie Holscher, Semua Honor Manggung buat Korban Karhutla Nathalie Holscher menunjukkan kepeduliannya terhadap bencana kebakaran…

11 jam ago

Mantan Anggota TNI di Cakung Dibacok Tetangga, Kepala Terluka

Mantan anggota TNI di Cakung dibacok tetangga, kepala terluka Masalah soal renovasi rumah berakhir dengan…

13 jam ago

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

1 hari ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

1 hari ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

1 hari ago

This website uses cookies.