Bersaksi untuk Miryam, Elza Syarief: Dia Sedih Terisolir dan Dicap Berkhianat

Bersaksi untuk Miryam, Elza Syarief: Dia Sedih Terisolir dan Dicap Berkhianat

Bersaksi untuk Miryam, Elza Syarief: Dia Sedih Terisolir dan Dicap Berkhianat

Elza Syarief menceritakan soal pertemuannya dengan Miryam S Haryani di kantornya pada awal Maret 2017. Saat itu, menurut Elza, Miryam bercerita dan berkonsultasi terkait kasus korupsi proyek e-KTP.

Dalam berita acara pemeriksaan, Elza mengaku keluhan Miryam tentang adanya penekanan dari Ketua DPR Setya Novanto.

BAP itu dibacakan oleh jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi, Kresno Anto Wibowo. Kresno lantas mengonfirmasi hal itu ke Elza.

“Di BAP keterangan saudara saksi nomor 9 poin 3, saya mau konfirmasi, ibu bilang begini “Miryam S Haryani menceritakan bahwa sebelum sidang dia pernah dikumpulkan oleh Setya Novanto dan beberapa saksi yang pernah dimintai keterangan oleh KPK, namun tepatnya di mana dia tidak menceritakan. Pada pertemuan tersebut Miryam merasa diadili, dan juga dicap pengkhianat karena memberikan keterangan yang menyulitkan beberapa anggota DPR,” ujar Kresno saat membacakan BAP Elza di Pengadilam Tindal Pidama Korupsi Jakarta, Senin (21/8).

Beberapa nama anggota DPR seperti Novanto, Markus Nari, Chairuman Harahap, dan Faizal Akbar disebut Elza di BAP-nya. Mereka, kata Elza–berdasarkan cerita Miryam, berkumpul dan ‘mengadili’ Miryam di suatu tempat, dan meminta untuk mencabut seluruh keterangan dalam BAP.

Masih dalam BAP Elza, Miryam mengaku merasa tertekan, dan kecewa lantaran BAP dan surat dakwaan e-KTP sudah ‘bocor’ dan diterima oleh anggota DPR, terutama Novanto.

“Dia melalukan penekanan dan meminta agar Miryam mencabut semua keterangan di DPR, tentang Setya Novanto, Chairuman Harahap, Akbar Faisal, Markus Nari, dan Djamal Aziz. Di mana Setya Novanto mengatakan menyimpan salinan BAP dan surat dakwaan yang menyebabkan dia terpojok dan merasa Setya Novanto hebat karena bisa mendapat copy-an BAP dan surat dakwaan KPK,” kata Kresno melanjutkan BAP Elza.

“Atas alasan itu Miryam S Haryani merasa dirinya pengkhianat karena sebagai orang yang membuka aliran uang sehingga dia bingung bagaimana akibat hukumnya jika hanya dia yang mengkui hal tersebut,” lanjut Kresno.

Pembacaan BAP Elza, untuk kembali mengingatkan Elza yang sedikit lupa dan berbeda dengan keterangan di persidangan. Elza mengaku lupa, dan menyebut Miryam tidak pernah menceritakan siapa anggota DPR yang menekannya.

Mendengar BAP-nya, Elza mengatakan, ada keterangannya yang dibenarkan dan ada yang tidak, lantaran dia masih meragukan cerita Miryam tentang pertemuannya dengan anggota DPR.

“Itu ada yang benar ada yang enggak, memang ada cerita, siapa yang ngumpulin tapi enggak begitu jelas, jadi soal pengumpulan itu saya ragu-ragu,” ujar Elza kepada Kresno.

Miryam S Haryani
Elza Syarief dan Miryam S. Haryani

Elza juga hanya menyebut dua anggota DPR, yaitu Faisal Akbar dan Djamal Aziz yang pernah memarahi Miryam. Saat itu, Elza menasihati Miryam untuk berkata sejujurnya.

“Ada (perkumpulan) tapi saya enggak tahu persis karena enggak ingat, yang sempat marah dengan Yani yang dia ingat itu Faisal Akbar sama Djamal Aziz. Soalnya Bu Yani bilang “Coba Bu Elza kalau saya enggak pernah terima dari Markus Nari, tapi saya dikasih dari Faisal Akbar didampingi Djamal Aziz, sekarang mereka enggak mau disebut namanya, jadi saya harus bilang itu benar dari Markus?” ujar Elza menceritakan pengakuan Miryam.

“Saya bilang “Kamu ngomong aja, selamatkan diri kamu, ngomong sebenarnya, kita enggak bertujuan menjatuhkan siapapun, kalau sampai mereka jatuh itu dosanya sendiri,” ujar Elza ke Miryam.

Sebelumnya, Kresno menanyakan tentang pengakuan Miryam yang merasa tertekan dan terisolir, sehingga mencabut seluruh keterangannya dalam BAP kasus e-KTP.

Elza menuturkan, saat itu Miryam kecewa dengan KPK tentang kebocoran BAP dan surat dakwaan. Hanya saja, Elza tidak menyebutkam siapa saja anggota DPR itu–sebelum akhirnya BAP Elza dibacakan jaksa.

“Kita akrab sama-sama ada masalah hukum, karena saya dilibatkan juga, dia bilang kecewa dengan KPK, kenapa kasusnya complain, kasus ini kan belum mulai, belum sidang ya kan, tapi dakwaan sudah beredar semua ke mana-mana sehingga Bu Yani merasa seolah BAP dia bocor. Dia sampaikan ke saya, kecewa banget,” ujar Elza.

Elza melanjutkan, “Teman-temannya punya katanya, orang DPR itu, dengan bocornya itu dia sedih dan merasa tertekan, terisolir dan tidak nyaman, dia berkhianat,” kata dia.

 

Baca juga : DPR Minta Polisi Periksa Video Miryam, KPK: Apa Hubungannya?

 

 

Sumber berita Bersaksi untuk Miryam, Elza Syarief: Dia Sedih Terisolir dan Dicap Berkhianat : kumparan