Bobby Rasyidin Menjelaskan Bahwa Masalah Pembayaran Utang Proyek Whoosh Sudah Temu Titik Terang
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menjelaskan bahwa masalah pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah menemukan titik terang.
Ia menyebutkan bahwa skema atau tata laksana pembayaran utang tersebut saat ini lagi disusun oleh pemerintah.
“Sudah, sudah beres kan? Waktu itu Presiden (Prabowo Subianto) sudah bilang. Sudah, sudah beres,” katanya, Jakarta Pusat, Senin 9 februari 2026.
Ia juga menambahkan, pemerintah masih membahas detail mekanisme pembayaran utang tersebut.
Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa substansi persoalan telah selesai.
“Yang terpenting permasalahannya sudah selesai. Tata laksananya lagi dibicarakan pemerintah, sedang dirumuskan. Pokoknya sudah beres, selesai,” kata Bobby.
Masalah penyelesaian utang KCJB sebelumnya menjadi perhatian publik lantaran nilai proyek membengkak hingga Rp116 triliun.
Menanggapi hal tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajaran menteri soal untuk menyiapkan skema terbaik dalam menyelesaikan kewajiban utang proyek tersebut, termasuk perincian nilai yang terlibat.
Arahan tersebut disampaikan oleh Presiden Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu 29 Oktober 2025, yang membahas berbagai opsi penyelesaian utang paling optimal bagi pemerintah.
Namun, Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa proses restrukturisasi keuangan proyek Whoosh masih membutuhkan waktu.

