Bupati Pati Sudewo datang ke KPK untuk menjalani Pemeriksaan

Bupati Pati Sudewo Datang ke KPK untuk Menjalani Pemeriksaan

Bupati Pati Sudewo Datang ke KPK untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perbuhungan (Kemenhub) 27 Agustus 2025.

Sudewo hadir bersama sejumlah orang ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu sekitar pukul 1.42 WIB.

Dia menggunakan kemeja batik warna cokelat lengan panjang yang dipadukan celana panjang hitam dan juga menggunakan masker warna biru.

Dia mengaku datang ke KPK untuk memenuhi panggilan pemeriksaan.

Selebihnya, dia tidak berkomentar lebih jauh.

“Ya, memenuhi panggilan,” ucap Sudewo saat ditanyakan wartawan di halaman Gedung KPK.

“Nggak ada (bawa berkas),” tegasnya.

Selanjutnya, Sudewo lebih banyak diam, apalagi saat ditanya soal demo warga Pati terhadapnya beberapa waktu lalu.

“Terima kasih, terima kasih,” ucapnya.

“Ya, semoga baik-baik saja,” sambungnya.

Kemudian, Sudewo menuju meja resepsionis untuk melakukan registrasi.

Kemudian dia menuju lantai 2 untuk menjalani pemeriksaannya sebagai saksi.

Sebelumnya, KPK mengungkapkan bahwa Bupati Pati Sudewo merupakan salah satu pihak yang diduga menerima dana suap proyek pembangunan dan pemeliharaan alur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.

“Ya, benar. Saudara merupakan salah satu pihak yang diduga juga menerima aliran commitment fee, terkait dengan proyek pembangunan jalur kereta,” ucap KPK Budi Presetyo, 13 Agustus 2025.

Nama Sudewo sempat muncul dalam sidang perkara ini di Pengadilan Tipikor Semarang, Jawa Tengah pada 9 November 2023.

Terdakwanya yaitu Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya.

Dan pejabat pembuatan komitmen, BTP Jawa Bagian Tengah Bernard Hasibuan.

Dalam sidang tersebut, jaksa penuntut umum KPK yang telah menyita yang dari Sudewo sekitar Rp 3 miliar, dan menunjukkan barang bukti foto uang tunai.

Uang-uang tersebut pecahan rupiah dan mata uang asing yang disita dari rumah Sudewo.

Baca juga: Dalang Dibalik Kasus Pembunuhan Kacab BRI yaitu Dwi Hartono