Nasional

Candaan Prabowo Dalam Sambutannya di Acara HUT Gerindra ke-10

Candaan Prabowo Dalam Sambutannya di Acara HUT Gerindra ke-10

Prabowo Subianto, memberi sambutan dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun yang ke-10 Partai Gerindra, Sabtu (10/2/2018).

Prabowo banyak melontarkan candaan dalam sambutannya tersebut.

Salah satunya yang kena candaannya adalah Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon.

Awalnya Prabowo menyapa Waketum Gerindra Ferry Juliantono. Mantan Danjen Kopassus itu menyebut Ferry cocok menjadi Presiden RI lantaran nama belakangnya.

“Ferry Juliantono memenuhi syarat jadi presiden. Ada ‘no’-nya (Juliantono),” kata Prabowo di DPP Gerindra, Jl RM Harsono, Ragunan, Jaksel, Sabtu (10/2/2018).

Kemudian Prabowo menyebut nama Fadli Zon. Menurutnya, Fadli juga bisa jadi presiden tapi nama belakangnya diedit sedikit.

“Pak Fadli juga bisa, (namanya jadi) Fadli Zono,” canda Prabowo.

Fadli pun terbahak mendengar candaan Prabowo tersebut.

Selain soal Presiden, Prabowo juga menyinggung Fadli soal kontroversialnya.

“Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon ini penuh kontroversi. Memang demokrasi butuh kontroversi, asal damai dan tenteram,” kata Prabowo.

Namun Prabowo kerap mengaku dipusingkan oleh kontroversi yang dibuat Fadli Zon. Dan Prabowo mengaku sulit mengontrol Fadli lantaran posisi Fadli di parlemen sebagai Wakil Ketua DPR bidang Korpolkam.

“Susah mengendalikan beliau. Karena dunia berputar. Dulu Fadli, fruitboy (anak buah, red) saya, sekarang Wakil Ketua DPR. Dari segi protokol saja kalah saya. Tapi di partai aku masih (pemimpin),” ujar Prabowo.

Prabowo pun mengaku kerap marah ketika melihat ada yang salah dari pernyataan Fadli. Namun Fadli tetap saja bisa merayu dengan datang ke kediamannya di Hambalang dan menyanyikan lagu kesukaan.

“Kalau Fadli Zon salah ngomong saya panggil ke ruangan, enggak saya omelin di luar. Meskipun kadang pengin ngomelin,” kata Prabowo yang lagi-lagi langsung disambut gelak tawa para kader.

Selain berbicara soal Fadli, Prabowo juga melontarkan candaan saat menyapa Sekretaris Jenderal Gerindra Ahmad Muzani.

Dia mengatakan, Muzani tampak gembira lantaran berpeluang duduk sebagai Wakil Ketua MPR.

“Ahmad Muzani ko semringah, apa kemungkinan jadi Wakil Ketua MPR? Jangan tepuk tangan dulu, baru kemungkinan loh,” kata Prabowo yang kembali disambut tawa.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga sempat menyinggung soal isu mahar politik yang menerpa partainya usai pengakuan La Nyalla Mattalitti beberapa waktu lalu.

Prabowo menanyakan hal tersebut ke Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang diusung Gerindra bersama PKS.

“Tanya Pak Anies, berapa duitnya. Pak Anies, kasih mahar nggak ke saya?” kata Prabowo. Anies, yang duduk di barisan depan kemudian merespons dengan menggelengkan kepala.

 

 

Baca juga : Fadli Zon: Hanya Prabowo Jalan Untuk Ubah Karut-marut Negeri Ini

 

 

Sumber berita Candaan Prabowo Dalam Sambutannya di Acara HUT Gerindra ke-10 : jurnalpolitik.id

Mister News

Published by
Mister News

Recent Posts

Yusril Tunggu Arahan Jokowi Pidanakan Amplop Saksi Palsu Prabowo-Sandi

Yusril Tunggu Arahan Jokowi Pidanakan Amplop Saksi Palsu Prabowo-Sandi Kuasa hukum paslon 01 Joko Widodo…

5 tahun ago

Saksi Prabowo Diduga Berbohong, Putri Gus Mus Sebut Bisa Kena Pasal Pidana kan?

Saksi Prabowo Diduga Berbohong, Putri Gus Mus Sebut Bisa Kena Pasal Pidana kan? Beti Kristina…

5 tahun ago

Polda Jabar Tangkap Ustaz Rahmat Baequni Terkait Sebar Hoaks Petugas KPPS Diracun

Polda Jabar Tangkap Ustaz Rahmat Baequni Terkait Sebar Hoaks Petugas KPPS Diracun Ustaz Rahmat Baequni…

5 tahun ago

Ahok Balas Anies Baswedan soal Penerbitan IMB Pulau Reklamasi

Ahok Balas Anies Baswedan soal Penerbitan IMB Pulau Reklamasi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut…

5 tahun ago

Hakim MK Minta Bukti DPT Invalid 17,5 Juta, Tim Prabowo-Sandi Minta Waktu

Hakim MK Minta Bukti DPT Invalid 17,5 Juta, Tim Prabowo-Sandi Minta Waktu Hakim Mahkamah Konstitusi…

5 tahun ago

Alasan Anies Baswedan Tak Cabut Pergub Reklamasi Ahok Mesti Anggap Tak Lazim

Alasan Anies Baswedan Tak Cabut Pergub Reklamasi Ahok Mesti Anggap Tak Lazim Gubernur DKI Jakarta…

5 tahun ago

This website uses cookies.