Damkar DKI Bersihkan Abu Vulkanik di Lima Wilayah Jakarta

Damkar DKI Bersihkan Abu Vulkanik di Lima Wilayah Jakarta

Damkar DKI bersihkan Abu Vulkanik di lima wilayah Jakarta

Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kesiapan menghadapi kemungkinan masuknya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ke wilayah Ibu Kota.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah penyemprotan air menggunakan kendaraan water mist secara serentak di lima wilayah Jakarta.

Sekda DKI Jakarta Uus Kuswanto menyebut langkah tersebut sebagai bentuk pencegahan untuk mengurangi konsentrasi debu dan partikulat di udara.

Upaya ini sekaligus ditujukan untuk menjaga kualitas udara di kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Menurut Uus, posisi Jakarta yang relatif jauh dari Gunung Anak Krakatau bukan alasan untuk mengabaikan potensi dampaknya.

Informasi mengenai sebaran abu vulkanik bahkan menyebutkan kawasan Monas dapat merasakan pengaruh aktivitas erupsi tersebut.

Namun, penyemprotan water mist tidak menunjukkan bahwa seluruh wilayah Jakarta telah terkena abu vulkanik.

Kegiatan tersebut lebih diarahkan sebagai langkah antisipasi apabila kadar partikulat di udara mengalami peningkatan.

Sejumlah perangkat daerah dilibatkan dalam pelaksanaan penyemprotan, kendaraan tangki milik Gulkarmat, DLH, dan Distamhut digunakan untuk menyasar sejumlah ruas jalan berdasarkan kebutuhan di lapangan.

Di kawasan pusat kota, penyemprotan dilakukan di sekitar Silang Monas dan sepanjang Jalan M.H. Thamrin hingga Jenderal Sudirman.

Sejumlah ruas lain di Jakarta Utara, Pusat, Timur, Selatan, dan Barat juga menjadi sasaran.

Gulkarmat DKI menempatkan 14 unit water mist pada tujuh titik dengan dukungan 70 personel. Setiap dua unit memiliki kapasitas tangki hingga 10.000 liter.

DLH mengerahkan satu water mist mobile berkapasitas 1.000 liter dan dua tangki berkapasitas 5.000 liter. Distamhut turut menurunkan 77 tangki dengan 144 personel.

Pemprov DKI juga mengimbau pengelola gedung yang memiliki fasilitas water mist untuk melakukan langkah yang sama.

Koordinasi bersama BMKG dan instansi terkait terus dilakukan agar tindakan mitigasi mengikuti perkembangan kondisi terbaru di lapangan.

Baca juga: 75 Penerbangan Bandara Juanda batal akibat erupsi Anak Krakatau