Dedi Mulyadi larang pejabat Jabar rapat dihotel.
Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah daerah diminta memanfaatkan fasilitas gedung kantor yang sudah tersedia.
“Kita tetap memutuskan dan meminta seluruh bupati wali kota kita rapat menggunakan kantor-kantor kita yang ada,” tegas Dedi Mulyadi.
“Karena kantor yang ada pun sudah cukup untuk kita rapat.” sambungnya.
Selanjutnya, Dedi mengatakan keputusan penting pemerintahan tidak harus selalu dibuat melalui forum-forum rapat formal, apalagi yang digelar di luar kantor.
Dedi Mulyadi menilai efisiensi menjadi kunci dalam menjalankan roda pemerintahan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Baca juga: Anwar Hafid Cabut Izin Tambang Tipo
Dedi Mulyadi menegaskan juga bahwa anggaran yang selama ini digunakan untuk kegiatan tidak esensial.
Seperti, rapat di hotel seharuskan dialihkan untuk menyelesaikan personal publik yang lebih mendesak.
“Uang-uang yang kita arahkan ini adalah uang hasil ngumpulin dari peristiwa-peristiwa yang tidak penting,” ucap Dedi.
“Dari kegiatan yang tidak penting untuk menyelesaikan berbagai problem publik kita,” lanjutannya.
Berikut, Dedi Mulyadi menjelaskan juga bahwa sebagai kebutuhan dasar masyarakat yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah.
Diantaranya tunggakan BPJS, infrastrktur, pendidikan, dan sanitasi lingkungan.
Terakhir, Dedi Mulyadi menilai efisiensi anggaran bukan hanya soal penghematan, tetapi juga bentuk nyata keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat.
Nah itulah tentang Dedi Mulyadi larang pejabat Jabar rapat dihotel.

