Nasional

Dinilai Selalu Minta Perlindungan Presiden, Fahri Sebut Novel Cengeng

Dinilai Selalu Minta Perlindungan Presiden, Fahri Sebut Novel Cengeng

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah lagi-lagi melontarkan kritikan untuk penyidik senior KPK Novel Baswedan. Fahri menyebut Novel kekanak-kanakan dan cengeng.

Selain serangkaian ketegangan antara Novel dan Direktur Penyidikan KPK Brigjen Aris Budiman, Fahri juga mengungkap kasus Novel yaitu ketika ia dilaporkan dalam dugaan penganiayaan terhadap pencuri burung walet. Peristiwa itu diduga terjadi ketika Novel menjadi Kasat Reskrim di Polres Bengkulu tahun 2004.

“Ya gini deh, kalau ada risiko pekerjaan terima dong. Terima jadi pahlawan, tapi terima juga kalau diserang, karena enggak selamanya pahlawan itu ditandu, kadang kena tembak juga. Ya diterimalah, jangan kekanakan begitu, pokoknya pahlawan itu jangan cengeng, kalau enggak salah itu hadapi,” ujarnya di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/9).

Menurutnya, Novel selalu meminta perlindungan Presiden guna terhindar dari proses hukum. Padahal kasus walet tersebut adalah kasus yang tragis karena ketika mulai disidik pada medio 2012, terpaksa harus dihentikan pada era Presiden SBY.

Puncaknya, pengadilan akhirnya mengeluarkan Surat Keputusan Penghentian Penuntutan (SKPP) Nomor B 03/N.7.10/Eo.1/02/2016 yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, kasus Novel dihentikan karena tidak terbukti.

Kasus Novel kembali menguap dan disidik di Mabes Polri serta dinyatakan P21 pada tahun 2015. Setelah di Kejaksaan Negeri Bengkulu, jaksa kemudian membuat dakwaan dan sudah didaftarkan untuk disidang perdana di PN Bengkulu.

Novel Baswedan

“Jangan menghindar dan manasi presiden, minta presiden enggak memproses, bentuk tim ini dan itu. Kasus Bengkulu ini menurut saya tragis,” ucapnya.

Setelah SKPP keluar, korban penganiayaan tersebut mengajukan Judicial Review dan kasus walet kembali diproses di pengadilan. Sebagai seorang pahlawan, kata Fahri, Novel seharusnya bersedia menghadapi apapun serangan yang ditujukan pada dirinya. Karena pekerjaan menjadi pahlawan itu memang getir.

“Itu kan SKPP di-judicial review oleh keluarganya, keluarganya kan rakyat Indonesia juga. Keluarganya Mulyadi itu ya meninggal, bapaknya meninggal suaminya meninggal, artinya ada orang meninggal. SKPP-nya sekarang udah dikalahkan. Masuk pengadilan, hadapi dong,” terangnya.

“Jangan menganggap saya dimusuhin, dia (Novel) itu pahlawan, pahlawan itu memang begitu, jalani hidup yang pahit. Berani jadi pahlawan berani pahit getir juga dong. Pahlawan itu ada tepuk tangan ada huuu dan tersenyumlah di antara keduanya. Kalau saya, Novel dan KPK jangan kekanak-kanakan. Hukum lihatlah sebagai hukum,” pungkasnya.

Kasus burung walet Novel Baswedan kembali muncul setelah ‘serangan’ yang dialamatkan untuk Novel. Dulu kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan Novel ke pencuri burung walet muncul saat riuh cicak vs buaya. Ia saat itu ditetapkan menjadi tersangka.

Namun, kisruh ini terhenti karena SBY memerintahkan penghentian kasus Novel. Yang terbaru, nama Novel kembali muncul saat dituding ‘menyerang’ Dirdik KPK Brigjen Aris Budiman.

 

 

Baca juga : Fahri: Serem, Pak Jokowi Percaya Betul dengan Projo Ketimbang Partai

 

 

Sumber berita Dinilai Selalu Minta Perlindungan Presiden, Fahri Sebut Novel Cengeng : kumparan

 

Mister

Recent Posts

Ceramah Habib Alwi Assegaf Diprotes, Inilah Sindiran Sekjen MUI

Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…

11 jam ago

700 BUMN Merugi di Era Prabowo, Penutupan Ditargetkan 2026

700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…

12 jam ago

Andre Taulany dan Amanda Rigby Romantis Saat Liburan di Italia

Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…

21 jam ago

Dedi Mulyadi Serukan Resolusi Jihad Anggaran di Hari Santri 2026

Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…

21 jam ago

Puan Minta Balita Jadi Prioritas Penanganan Bencana Karhutla

Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…

22 jam ago

Yusril Sebut, Korupsi Bikin Pejabat BUMN Takut Ambil Risiko

Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…

1 hari ago

This website uses cookies.