DJ Dinar Candy mengingatkan Waspada modus peredaran narkoba menyerupai rokok elektrik
DJ Dinar Candy mengungkapkan kekhawatirannya terhadap munculnya modus baru peredaran narkoba yang menyasar anak muda di tempat hiburan malam.
Ia mengaku sempat ditawari sebuah benda yang menyerupai rokok elektrik, sebelum akhirnya mengetahui bahwa barang itu berkaitan dengan kasus hukum.
Ia menceritakan, tawaran itu datang dari seorang perempuan yang sering hadir saat dirinya tampil sebagai DJ.
Orang tersebut beberapa kali menghubunginya dan memperlihatkan sebuah pod kecil yang disebut-sebut dapat memberikan efek tertentu saat digunakan.
“Pas aku lagi nge-DJ ada yang nawarin, kayak pod kecil. Dia bilang, ‘Kak cobain deh, sedot sekali nanti kayak nge-fly 3 jam atau sampai pagi’, kata Dinar.
Meski sempat dibujuk, ia memilih untuk menolak. Dinar beralasan tidak merokok dan berusaha menjaga gaya hidup sehat, sehingga tidak tertarik untuk mencoba benda yang menurutnya tidak jelas kandungannya.
Nah beberapa waktu kemudian, Dinar mendapatkan kabar bahwa perempuan tersebut diamankan aparat kepolisian.
Dari kejadian itu, ia menduga pod yang beredar bukan sekadar vape biasa, melainkan telah dicampur zat terlarang.
Ia juga menyampaikan keprihatinannya karena orang yang terlibat masih berusia muda, yaitu 24 tahun, dan berada dalam usia produktif.
Dinar menilai kejadian ini harus menjadi peringatan bagi generasi muda agar lebih berhati-hati terhadap yang tampak sepele namun berisiko tinggi.
Anggaran program MBG sentuh US$4,24 miliar per April 2026 Nilai yang sangat pantastis itu langsung…
Tas branded Sandra Dewi hasil sitaan korupsi terjual cepat Tas yang dilelang berasal dari brand…
Jurnalis Indo bakal dapat perlindungan dari Kementerian HAM Langkah ini menjadi perhatian karena termasuk keamanan…
Review film "Keluarga suami adalah hama" yang bikin emosi Film “Keluarga Suami Adalah Hama” resmi…
Rifky Alhabsyi akhirnya punya anak setelah 9 tahun menunggu Istri dari artis Rifky Alhabsyi, Yulia…
Kabar mengejutkan Bunda Corla dipecat dari kerjanya di Jerman Kabar ini mulai ramai setelah sejumlah…
This website uses cookies.