DPR Ancam Bekukan Anggaran KPK-Polri, Fahri Hamzah: Peringatan itu, Tolong Dicamkan!
Wacana pembekuan anggaran KPK-Polri muncul dari Pansus Hak Angket KPK di DPR. Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menganggap usulan itu timbul karena DPR merasa tak dihormati sebagai pengawas tertinggi pemerintahan.
Fahri menjelaskan hak angket diatur oleh konstitusi dan UUD 1945. Dia mengatakan sudah sepantasnya lembaga lain menghormati hak yang memang melekat pada tubuh anggota Dewan.
“Tak boleh ada pejabat negara yang kelihatan resisten dengan angket, ingin menantang angket, dan sebagainya, nggak boleh itu,” kata Fahri di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/6/2017).
Menurut Fahri, wacana pembekuan anggaran ini muncul karena ada yang sengaja menantang dan meragukan DPR soal penggunaan hak angket. Padahal hak angket diatur dalam UUD 1945.
“Ini kan awal mulanya karena ada orang yang menantang-nantang DPR soal penggunaan hak-hak DPR, nggak bisa. Hak ini diatur UUD, bukan dibuat oleh anggota, salah itu. Itu harus ditaati saja keputusan yang ada,” jelas Fahri.
Fahri menyebut, jika ada yang tak menghormati hak DPR, lembaga itu patut diberi semacam peringatan. DPR punya hak melakukan pengawasan. Hal tersebut masih berupa wacana dan bersifat peringatan.
“Karena itu, kalau ada yang main-main, saya sendiri setuju DPR memberi warning karena DPR punya hak besar yang tidak boleh lembaga negara main-main dengan kewenangan DPR,” ucapnya.
“Ya warning kan bisa diwujudkan. Ya itu kita ingatkan. Ini kan baru peringatan. Peringatan itu, tolong dicamkan,” imbuh Fahri.
Ancaman pembekuan anggaran ini muncul menyusul permintaan Pansus Angket KPK di DPR agar Miryam S Haryani dihadirkan. KPK menolak permintaan mendatangkan tahanannya itu ke DPR.
Dewan pun kemudian meminta bantuan Polri untuk menjemput paksa Miryam. Namun permintaan tersebut juga ditolak oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian.
Pansus Hak Angket KPK di DPR pun bereaksi keras dan mengancam akan membekukan anggaran KPK dan Polri. Anggota Pansus Angket KPK dari Fraksi Golkar Misbakhun menyarankan DPR membekukan anggaran KPK-Polri untuk tahun 2018.
“Kami mempertimbangkan menggunakan hak bujeter DPR di mana saat ini dibahas di RAPBN 2018, termasuk di dalamnya anggaran polisi dan KPK,” ancam Misbakhun, Selasa (20/6).
Baca juga : Demokrat: Berani Tidak DPR Stop Anggaran KPK-Polri atau Cuma Gertak Sambal?
Sumber berita DPR Ancam Bekukan Anggaran KPK-Polri, Fahri Hamzah: Peringatan itu, Tolong Dicamkan! : detik
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.