Nasional

DPR Ungkap Soal Perbedaan Narasi Kebakaran Santri di Lombok

DPR ungkap soal perbedaan narasi kebakaran santri di Lombok

Komisi III DPR RI, Hinca Ikara Putra Panjaitan XIII, menyoroti adanya perbedaan narasi terkait penyebab dugaan membakar tiga santri di Pondok Pesantren Royidatusshaulatiyyah Al Ibrahimy NW, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu disampaikan dalam rapat dengar pendpat umum (RDPU) Komisi III bersama Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimun) Polda NTB, Kapolres Lombok Tengah, kuasa hukum korban, dan lembaga Perlindungan Anak (LPA).

Menurut keterangan korban dan keluarga, kejadian yang terjadi pada 13 Desember 2025 itu bermula dari dendam seorang kakak kelas korban.

Yang sebelumnya mendapat hukuman dari pidak pesantren akibat dilaporkan korban karena tindakan perundungan.

Pelaku diduga mengancam akan membakar korban, lalu mengajak beberapa santri.

Santri masuk ke ruangan kosong dan menggunakan bahan bakar yang membuat kebakaran.

Sehingga tiga santri mengalami luka bakar serius dan satu di antaranya meninggal dunia.

Namun, penjelasan yang disampaikan Kementerian Agama berdasarkan informasi dari pihak pesantren menyebut kronologi yang berbeda.

Kejadian disebut bermula dari aktivitas para santri membuat ketapel.

Yang kemudian berujung pada kebakaran akibat tumpahan bensin, bukan karena unsur kesengajaan.

Hinca menegaskan perbedaan keterangan ini menjadi salah satu fokus utama yang perlu diuji melalui proses penyelidikan yang independen dan berbasis alat bukti.

Ia menilai perbedaan narasi antara pihak korban dan pihak pesantren berpotensi memengaruhi arah penyidikan.

Sehingga penting bagi kepolisian untuk memastikan fakta sebenarnya berdasarkan keterangan saksi, alat bukti, dan hasil penyidikan, bukan sekedar keterangan sepihak.

Kepolisian sejauh ini telah meningkatkan status perkara dari penyidikan menjadi penyidikan, dengan memerika pelapor, korban, dan sejumlah saksi.

Baca juga: Hotman kritik Kapolres Lombok tak diizinkan temui santri korban
Penguin

Recent Posts

Purbaya beri Pesan penting buat Pemda Sebelum kena Reshuffle

Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…

12 jam ago

Profil Yudo Sadewa, anak Purbaya Viral usai Ayahnya Dipecat

Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…

13 jam ago

Intip Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya

Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…

1 hari ago

Reaksi Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot, Ini kata Yudo Sadewa

Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…

1 hari ago

Jadwal Hyundai Hillstate & Megawati Hangestri, KOVO Cup 2026

Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…

2 hari ago

Betrand Peto angkat Bicara soal Pelecehan, Onyo jaga nama Ortu

Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…

2 hari ago

This website uses cookies.