Dua sekolah internasional di Tangerang dapat kiriman teror bom
Dua sekolah internasional di Tangerang Selatan dan Tangerang, Banten mendapatkan ancaman teror bom, Selasa 7 Oktober 2025.
Kedua sekolah tersebut adalah Sekolah Mentari Intercultural School, Kelurahan Parigi Baru, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Jakarta Nanyang School, Kecamatan Pagedangan, Tangerang.
Kapolres Tangerang selatan AKBP Victor Inkiriwang menerangkan, ancaman ini disampaikan lewat surat elektronik (surel) dan pesan singkat WhatsApp (WA).
Pesan ancaman disertai dengan permintaan sejumlah uang. WA ancaman dikirim lewat nomor telepon dengan kode +234 yang berasal dari Nigeria.
“Kami dapatkan informasi ancaman bom di Jakarta Nanyang School, Kecamatan Pagedangan, Tangerang, di mana sekolah menerima pesan melalui nomor Whatsapp sekolah tersebut kalau adanya bom yang diletakkan di sana,” kata Victor.
Selanjutnya, Pihaknya bekerja sama dengan Tim Penjinak Bom atau Jibom Polda Metro Jaya untuk melakukan sterilisasi dan pengecekan di tengah kejadian.
“Telah disisir dan hasilnya tidak ada benda yang disebutkan, baik bom atau bahan peledak,” katanya.
Akan tetapi, polisi memastikan tidak menemukan bahan peledak di dua sekolah internasional yang sempat di dua sekolah internasional yang sempat menerima ancaman teror bom itu.
Sejauh ini aparat kepolisian belum mengumumkan sumber dan pelaku ancaman teror tersebut.
Berikut isi lengkap ancaman bom itu:
“Kepada SEMUA: Kami menaruh bom di sekolah kalian. Boan akan meledak dalam 45 menit. Jika kalian tidak setuju membayar kami $30.000 ke alamat Bitcoin di bawah ini:
17TbLtoK4kojSn4sSogJuZgRzv-Tx1Qi4XT
Jika kalian tidak mengirim uangnya, kami akan segera meledakkan perangkat. Hubungi POLISI, kami akan meledakkan perangkat di lokasi.

