Internasional

Duterte Sebut Pengadilan Kriminal Internasional Tak Akan Menghentikannya

Duterte Sebut Pengadilan Kriminal Internasional Tak Akan Menghentikannya

Presiden Filipina Rodrigo Duterte kembali bersuara nyaring. Kali ini sosok kontroversial itu menyambut wacana Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) akan mengadilinya.

Hal itu terkait dengan kebijakan pemberantasan narkoba yang digariskannya sejak dia memegang kekuasaan pada pertengahan tahun lalu.

“Saya tidak akan terintimindasi dan saya tidak akan dihentikan oleh ICC atau pemakzulan atau apapun. Jika memang takdir saya harus berhenti maka itulah takdir saya,” kata Duterte seperti dikutip Reuters, Minggu (19/3/2017).

Munculnya ICC terjadi setelah salah satu anggota “regu penembak mati” mengaku sebagai anak buah Duterte ketika dia menjabat sebagai Wali Kota Davao.

Regu Penembak Mati” ini memang terkenal dengan reputasi brutalnya. Mereka menghabisi nyawa para pengguna maupun pengedar narkoba di tempat kejadian perkara.

Mantan anak buah Duterte itu akan mengajukan kasus hukum di ICC terhadap Duterte dengan tuduhan kejahatan melawan kemanusiaan.

Presiden berusia 71 tahun itu sebelumnya telah membantah keterlibatannya dengan regu tersebut.

Dia juga mengaku tidak pernah memerintahkan aparat untuk menembak jika yang bersangkutan menyerahkan diri tanpa perlawanan untuk ditahan.

“Perang terhadap korupsi, kriminal, dan narkoba akan terus berlangsung, berlanjut, dan akan brutal,” tegas Duterte.

“Taati hukum maka semua akan baik-baik saja. Hentikan konsumsi narkoba dan tidak akan ada yang tewas besok,” sambungnya.

Perang terhadap narkoba yang dipimpin langsung oleh Duterte telah membelah banyak pihak.

Aktivis hak asasi manusia mengecam Duterte yang dinilai terlalu brutal, sewenang-wenang, dan melanggar hak-hak dasar individu yang ditangkap maupun tewas ditembak.

Sementara, pendukung Duterte menilai perang brutal ini memang tidak dapat dihindari lagi mengingat kronisnya penggunaan narkoba di Filipina.

Duterte masih menikmati popularitas sangat tinggi setelah 10 bulan dilantik sebagai Presiden.

 

 

Sumber berita Duterte Sebut Pengadilan Kriminal Internasional Tak Akan Menghentikannya : kompas.com

Mister

Recent Posts

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali

Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…

14 jam ago

Ramai Jokowi Dikabarkan Bakal Jadi Ketua Dewan Pembina PSI

Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…

14 jam ago

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas

Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…

15 jam ago

Publik Penasaran, Ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang Anak

Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…

18 jam ago

Nanik Ungkap rencana coret Anak Orang Kaya dari Program MBG

Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…

2 hari ago

Pemadaman Listrik Bukan Akibat Batu Bara Langka, Kata Bahlil

Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…

2 hari ago

This website uses cookies.