Gibran turun tangan ke NTT, gendung bayi dan bantu urus BPJS
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan warga terdampak gempa saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis 20 Agustus 2026.
Salah satu momen yang menarik perhatian terjadi ketika Gibran mengunjungi tenda rumah sakit lapangan di halaman RSUD TC Hillers Maumere.
Di lokasi tersebut, Gibran menyapa sejumlah pasien yang tengah mendapatkan perawatan.
Perhatian Gibran terkejut pada seorang ibu yang baru saja melahirkan bayi perempuan pada pagi hari.
Gibran kemudian menggendong bayi tersebut yang sedang dibedong menggunakan kain berwarna kuning. Ia sempat bertanya kepada sang ibu.
“Kapan?” tanya Gibran.
“Tadi pagi,” jawab sang ibu.
Gibran lalu penasaran dengan urutan kelahiran bayi tersebut. Ketika ditanya anak keberapa, sang ibu menjawab bahwa bayi perempuan itu merupakan anak kedua.
Dalam suasana tersebut, Gibran juga sempat diminta untuk memberikan nama kepada bayi yang baru lahir.
Namun, ia justru menyarankan agar orang tua memberikan nama sendiri.
“Kasih nama sendiri ya. Tahun lalu ada yang dikasih nama Gibran, yang gunung meletus,” kata Gibran.
Wapres juga memperhatikan kondisi bayi yang terlihat tenang selama berada di tenda rumah sakit. Ia bahkan sempat memuji rambut bayi tersebut yang tampak cukup tebal.
“Takut nangis. Rambutnya tebal ini. Masih ada bayi lagi?” kata Gibran.
Setelah beberapa saat menggendong bayi, Gibran mengembalikannya kepada sang ibu. Ia kemudian menanyakan apakah bayi tersebut
“Kayaknya lapar ini. Lapar ya? ASI-nya lancar?” ucap Gibran.
Gibran kemudian melanjutkan peninjauan dengan mengunjungi pasien lain di rumah sakit lapangan.
Ia menanyakan kondisi kesehatan mereka serta keadaan rumah yang ditinggalkan setelah gempa mengguncang wilayah tersebut.
Saat mengetahui ada warga yang rumahnya mengalami kerusakan, Gibran meminta pemerintah daerah melakukan pendataan agar perbaikan dapat segera ditindaklanjuti.
Ia juga menemukan seorang pasien yang mengalami kendala dalam layanan BPJS Kesehatan.
Gibran langsung meminta ajudannya membantu urusan administrasi BPJS tersebut.
Ia memastikan masalah yang dialami warga tidak menjadi hambatan dalam mendapatkan layanan kesehatan.

