Gibran ungkap target MBG 80 juta penerima, mulai dari murid dan ibu hamil
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengungkapkan bahwa sejumlah delegasi internasional menunjukkan keterkejutan ketika mengetahui skala program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 80 juta penerima, mulai dari murid dan ibu hamil.
Di dalam obrolan dengan Retno Pinasti, Gibran menegaskan bahwa kemampuan Indonesia untuk menjalankan program MBG ini bukan sekadar wacana.
“Target 80 juta murid dan ibu hamil, Mereka target, ‘Woh, Indonesia mampu ini? Saya jawab: mampu,” kata Gibran.
Menurutnya, keterkejutan para delegasi bukan hanya pada besarnya jumlah penerima manfaat, tetapi juga pada kecepatan penyebaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahu pertamanya.
“Kagetnya lebih ke penyebaran yang cepat, ini masih tahun pertama,” ungkapnya.
Gibran juga mengatakan prioritasnya ketika baru tiba dari kunjungan kerja di Afrika.
Ia mengaku langsung memastikan pelaksanaan MBG di lapangan sebelum melaporkan kepada Presiden.
Gibran menegaskan bahwa Makan Birgizi Gratis (MBG) bukan hanya program bantuan, tetapi merupakan investasi penting bagi masa depan pembangunan sumber daya manusia.
Presiden Prabowo juga pernah mengatakan bahwa pelaksanaan MBG juga menjadi wadah pemberdayaan UMKM, koperasi, dan BUMDes, dengan melibatkan 18.895 pelaku usaha dalam ekosistem program.
“Pelaksanaan MBG ini menggunakan mitra dari UMKM, koperasi, dan BUMDes yang menjadi bagian dari sistem pemberdayaan ekonomi rakyat,” kata Prabowo.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.