Internasional

Gustavo Petro Ikut Demo Tangkap Bedjamin Netanyahu

Gustavo Petro ikut demo tangkap Bedjamin Netanyahu

Gustavo Petro, Presiden Kolombia mengikuti demo untuk slogan ‘ Tangkap Netanyahu bersama dengan ratusan aktivis dan musisi AS Rogers Waters.

Yaitu bertepatan dengan pidato Perdana Menteri Isra*l Bedjamin Netanyahu di Majelis Umum PBB (UNGA).

Dalam demo tersebut, Gustavo Petro menggunakan Keffiyeh dan berpidato di hadapan para demonstran yang mendesak Pemerintah Amerika untuk segera menangkap Netanyahu.

Presiden Kolombia Gustavo Petro mendesak intervensi militer, supaya AS dapat menolak perintah yang menargetkan warga sipil.

Juga menyerukan agar senapan diarahkan pada tirani bukan pada rakyat.

“Kita perlu membentuk pasukan yang lebih besar dari Isra*l dan kita harus menanggapi dengan perang.” teriak Gustavo Petro dalam pidatonya.

“Itulah mengapa dari sini di New York, saya meminta prajurit Angkatan Darat Amerika Serikat untuk tidak mengarahkan senapan mereka ke arah kemanusiaan. Tolak perintah Trump, patuhi perintah kemanusiaan,” sambungnya.

Departemen Luar Negeri AS telah mengumumkan bahwa mereka akan mencabut visa diplomatik Presiden Kolombia Gustavo Petro.

Setelah ia bergabung dengan sekelompok demostran di Kota New York.

“Sebelumnya hari ini, Presiden Kolombia @petrogustavo berdiri di jalanan NYC dan mendesak tentara AS untuk menentang perintah dan memicu kekerasan.”

“Kami akan mencabut visa Petro karena tindakan ceroboh dan provokatifnya,”

Berikutnya, Para demonstran mulai berkumpul di Times Square New York dan meneriakkan slogan seperti ” Tangkap Netanyahu,” Hentikan kelaparan di Gaza Sekarang!” dan “Akhiri Semua Bantuan AS ke Isra*l”.

Bendera Palestina berkibar di atas kerumunan, yang termasuk aktivis muda dan demostran Yahudi Ortodoks yang memegang spanduk bertulisan, “Hentikan genosida”.

Baca juga: Korea Selatan Matikan Layanan Digital Karena Kebakaran Besar

Di antara para demonstran terdapat Robbi Yitzchok Deutsch, yang mengatakan Netanyahu “tidak berbicara atas nama kami” dan bahwa komunitas Yahudi di seluruh dunia menentang operasi militer Isra*l yang sedang berlangsung di Gaza.

“Damai tidak dapat dicapai tanpa menangani akar penyebab konflik,” katanya.

 

 

Penguin

Recent Posts

Rebecca Effort ke Belgia Demi Beri Kejutan Spesial Ultah Jennifer

Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…

13 jam ago

Eks Dirut KBS Resmi jadi Tersangka Kasus Korupsi Pakan Fiktif

Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…

15 jam ago

Puan Ketuk Palu, RUU Surga Investasi PFII Resmi Sebagai UU

Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…

17 jam ago

Gerindra Nilai Hotman Tak Etis Seret Prabowo ke Ranah Hukum

Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…

18 jam ago

Nanik S Mundur dari Kepala BGN, demi Pemulihan Kesehatannya

Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…

2 hari ago

Yudi Purnomo Bongkar Kecurigaan soal Fasilitas Khusus Hotman

Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…

2 hari ago

This website uses cookies.