Hakim dan Panitera Tipikor Bengkulu KPK Tetapkan Sebagai Tersangka
KPK menetapkan hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu, Suryana, sebagai tersangka. Ia diduga menerima suap terkait penanganan perkara tipikor yang diadilinya.
Suryana ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Hendra Kurniawan, Panitera Pengganti pada Pengadilan Tipikor Bengkulu. Keduanya diduga secara bersama-sama menerima suap hingga sebesar Rp 125 juta.
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan, penetapan tersangka ini dilakukan setelah adanya gelar perkara pasca Operasi Tangkap Tangan. “KPK meningkatkan status penyelidikan menjadi penyidikan serta menetapkan 3 orang tersangka,” kata Basaria, di kantornya, Kamis (7/9).
Sebagai pihak yang diduga pemberi, KPK menetapkan SI sebagai tersangka. SI diduga memberikan uang sebesar Rp 125 juta kepada Dewi Suryana dan Hendra Kurniawan.
Uang itu diduga untuk meringankan vonis perkara dugaan korupsi pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kota Bengkulu dengan terdakwa Wilson.
Suryana dan Hendra disangka melanggar pasal 12 huruf c dan atau pasal 11 undang-undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan SI sebagai pihak pemberi disangka melanggar pasal 6 ayat 1 huruf a atau pasal 6 ayat 1 huruf b atau pasal 13 undang-undang tentang pemberantasan tindak pidana korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Kronologi OTT KPK pada Hakim Tipikor Bengkulu
Agus dalam jumpa pers ini membeberkan kronologi penangkapan:
5 September 2017
– KPK sudah menemukan adanya penarikan uang tunai dari BTN Rp 125 juta
6 September 2017
– Pukul 21.00 WIB
KPK mengamankan DHM (pensiunan panitera), S (PNS), dan D (swasta) di rumah DHM di Bengkulu. KPK menemukan kuitansi bertuliskan panjar pemberian mobil
7 September 2017
– Pukul 00.00 WIB
KPK mengamankan HKU (panitera pengganti) di rumahnya di Bengkulu
– Pukul 01.00 WIB
KPK menyita yang Rp 40 juta di kertas koran di dalam kresek hitam di rumah SI (keluarga terdakwa) di Bengkulu. Sementara SI sendiri ditangkap di Hotel Santika, Bogor siang tadi.
– Pukul 02.46 WIB
KPK mengamankan DSU (Dewi Suryana, hakim Tipikor) di rumahnya di Bengkulu.
“Total lima orang yang dibawa ke Polda Bengkulu, diperiksa dan dibawa ke KPK untuk diproses,” tegas dia.
Kemudian, yang dibawa ke Jakarta. Total ada enam orang yang diamankan setelah SI ditangkap di Bogor. KPK kemudian melakukan pemeriksaan.
– Pukul 21.00 WIB
Tiga orang menjadi tersangka yakni, DSU, HKU, dan SI.
Sumber Berita Hakim dan Panitera Tipikor Bengkulu KPK Tetapkan Sebagai Tersangka : Kumparan.com
Prabowo apresiasi Timnas Indonesia juara piala ASEAN 2026 Kemenangan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN…
Garuda juara piala ASEAN 2026, Erick Thohir sebut rasa bangga Kemenangan Timnas Indonesia atas Thailand…
Hasil final Timnas Garuda Vs Thailand, juara piala ASEAN 2026 Pertandingan yang berlangsung di Stadion…
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid wafat, Muhammadiyah berduka Duka menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU)…
Jennifer Coppen manjakan Justin cetak gol lawan Thailand Bukan perhiasan atau barang mewah yang disiapkan…
Wasit Uzbekistan pimpin Garuda Vs Thailand, FIFA ASEAN Cup 2026 Pertandingan Timnas Indonesia melawan Thailand…
This website uses cookies.