Hati-hati! Uang Mainan Mirip Asli Bikin Pedagang Tertipu
Di beberapa daerah belakangan beredar uang mainan yang mirip sekali dengan aslinya. Saking miripnya, pedagang tertipu uang mainan yang tidak ada nilainya sama sekali itu.
Uang mainan ini dicetak dengan pecahan 100.000, 50.000, 20.000, 10.000, dan 5.000, desain terbaru. Ukurannya sama persis dengan uang aslinya, dan cetakannya sangat baik, tidak berbeda dengan terbitan Bank Indonesia.
Selain desain dan ukuran, jenis kertas yang digunakan juga hampir mirip dengan uang asli.
Bedanya, ada tulisan “uang mainan” di tengah kertas, namun dicetak air, samar. Tulisan Bank Indonesia juga diganti dengan “Bank Mainan Kita”.
Perbedaan ini tidak terlalu mencolok, jika dilihat sekilas pasti tertipu. Hal ini terjadi pada seorang pedagang di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Aso Darso, pedagang jajanan anak di Tasik mengatakan kawannya tertipu uang mainan ini.
“Teman saya itu sudah tua, anak-anak bayar dengan uang mainan dia tidak tahu,” kata aso , Kamis (29/6).
Aso mengatakan, anak-anak itu membayar dengan uang mainan pecahan 10.000 dan 5.000. Karena mengira asli, pedagang itu memberikan kembalian dengan uang asli.
Pedagang ini baru tahu itu uang mainan setelah kawannya memberitahu. “Dia langsung terkejut dan menangis, dia rugi,” ujar Aso lagi.
Uang mainan jenis ini juga beredar di Jakarta, biasa dijual di toko-toko mainan kecil. Seorang ibu di Jakarta, Ika, juga mengaku pangling dengan penampilan uang ini.
“Saya lihat ada uang 50.000 di atas kulkas. Saya sudah senang saja, lumayan, tapi setelah dilihat ternyata uang mainan,” kata Ika.
Baca juga : Ramai-ramai Ucapkan Selamat dan Doa Ulang Tahun untuk Ahok
Sumber berita Hati-hati! Uang Mainan Mirip Asli Bikin Pedagang Tertipu : kumparan
Ceramah Habib Alwi Assegaf diprotes, inilah sindiran Sekjen MUI Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah…
700 BUMN Merugi di era Prabowo, Penutupan ditargetkan 2026 Presiden Prabowo Subianto berencana penutupan jumlah…
Andre Taulany dan Amanda Rigby romantis saat Liburan di Italia Andre Taulany kembali ramai setelah…
Dedi Mulyadi srukan Resolusi Jihad anggaran di Hari Santri 2026 Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Puan minta balita jadi prioritas penanganan bencana Karhutla Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah…
Yusril sebut, korupsi bikin pejabat BUMN takut ambil risiko Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi…
This website uses cookies.