Inilah Buku Berisi Kode Rahasia di TKP Bom Bunuh Diri Kampung Melayu
Olah TKP oleh kepolisian di lokasi pengeboman bunuh diri di Terminal Kampung Melayu terus dilakukan. Dalam perkembangannya, polisi menemukan beberapa buku catatan kecil, berisi kode-kode misterius.
Menurut Danton Brimob Ipda Supiyat kepada kumparan (kumparan.com) di lokasi kejadian, Kamis (25/4), buku-buku catatan itu ditemukan di toilet terminal. Di tempat ini, pelaku diduga meledakkan diri.
“Ada notes, mungkin punya pelaku,” kata Supiyat.
Setidaknya ada tiga buku catatan kecil yang ditemukan di toilet itu. Semua buku itu penuh dengan kata-kata singkat yang diberi kotak dan dihubungkan satu sama lain, persis seperti sebuah kode.
Beberapa tulisan terbaca dengan jelas, sisanya samar. Di antara tulisan yang terbaca adalah “Presiden”, “Adolf Hitler”, “Lake Toba”, “HKBP”.
Belum diketahui dengan pasti apakah catatan ini milik pelaku atau bukan. Sebelumnya polisi juga menemukan struk pembelian panci di TKP. Diduga kuat, panci yang dibeli di Padalaran ini yang digunakan dalam ledakan bom tersebut.
Lima orang tewas dalam dua ledakan bom bunuh diri di Kampung Melayu pada Rabu malam (24/5) itu. Dua di antara korban tewas diduga pelaku pengeboman, tiga lainnya adalah polisi. Sebanyak 10 orang terluka.
Baca juga : Darurat!! Jaringan ISIS Telah Mengakar dan Berbuah di Indonesia
Sumber berita Inilah Buku Berisi Kode Rahasia di TKP Bom Bunuh Diri Kampung Melayu : kumparan
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.