ISIS Akui Pengeboman di Afghanistan yang Tewaskan 41 Orang
ISIS mengklaim bertanggung jawab dalam serangan bom bunuh diri beruntun di Kabul, Afghanistan. Puluhan orang yang hadir dalam sebuah konferensi tewas akibat serangan ini.
Dikutip Reuters, Kamis (28/12), klaim ini disampaikan ISIS tanpa menunjukkan bukti apa pun. Namun Taliban, kelompok militan lainnya di Afghanistan, telah membantah terlibat dalam serangan di komplek pusat budaya Syiah dan kantor berita tersebut.
Ismail Kawosi, juru bicara kementerian kesehatan Afghanistan mengatakan tiga ledakan bunuh diri menewaskan 41 orang, dan melukai 48 lainnya. Di antara korban tewas adalah beberapa orang jurnalis.
Serangan ini terjadi di tengah acara diskusi peringatan invasi Soviet ke Afghanistan di Pusat Budaya dan Sosial Tabian. Dalam foto-foto yang diunggah Reuters, darah tergenang di lantai bangunan tersebut dan keadaannya porak-poranda.
Presiden Ashraf Ghani mengatakan ini adalah kejahatan terhadap kemanusiaan yang tidak bisa dimaafkan. Dia bersumpah akan menghancurkan kelompok teroris.
Afghanistan memang satu dari banyak tempat berlabuh militan ISIS setelah terusir dari Suriah dan Irak. Cabang ISIS di Afghanistan, Wilayat Khorasan, berseteru dengan Taliban memperebutkan wilayah di provinsi Nangarhar dan Farah, sembari terus menyerang pasukan pemerintah.
Akibat konflik ini, Afghanistan menjadi negara paling berbahaya bagi wartawan. Sebelum serangan kali ini, dua jurnalis dan lima pekerja di media terbunuh sepanjang 2017.
Baca juga : RI Kutuk Serangan Bom di Afganistan, Korban Tewas 90 an orang
Sumber berita ISIS Akui Pengeboman di Afghanistan yang Tewaskan 41 Orang : kumparan.com
PAN nilai Prabowo pantas pimpin Indonesia hingga periode ke 2 Wakil Ketua Umum Partai Amanat…
Pria Surabaya dipenjara 4 bulan usai cari uang Rp5.000 di motor Pengadilan Negeri (PN) Surabaya…
RS Jabar wajib rawat korban begal, Dedi Mulyadi angkat bicara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Sherly Tjoanda tulis pesan rindu, di hari ulang tahun Benny Laos Sherly Tjoanda membagikan pesan…
Rudy Tanoe minta KPK atur waktu pemeriksaan, dugaan bansos Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau yang dikenal…
Tasyi Athasyia bawa kasus hilangnya 12 barang mewah ke Polisi Tasyi Athasyia kembali mengalami mengalami…
This website uses cookies.