Jokowi: Pengedar Narkoba Melawan, Jangan Beri Ampun, Tembak Saja
Presiden Joko Widodo menyampaikan sikap tegasnya soal peredaran narkoba di Indonesia. Jokowi memerintahkan Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk menindak tegas pengedar narkoba di Indonesia.
Jokowi menyebut ada 18 orang yang bandar narkoba yang dieksekusi mati di era pemerintahannya. Namun dia tetap memerintahkan Polri dan BNN untuk bertindak lebih tegas, terutama bagi pengedar narkoba dari negara asing.
“Sekarang memang Polri, BNN betul-betul tegas. Sudah lah tegasin saja, terutama pengedar narkoba asing yang masuk kemudian sedikit melawan sudah langsung ditembak saja. Jangan diberi ampun,” kata Jokowi.
Hal tersebut disampaikan Jokowi saat menyampaikan sambutan dalam penutupan Mukernas PPP di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (21/7/2017). Jokowi juga menyampaikan ini sebagai jawaban atas keresahan kader PPP tentang peredaran narkoba.
Jokowi mengatakan, sikap tegas itu diambil karena dia menilai kondisi peredaran narkoba yang terjadi saat ini betul-betul mengkhawatirkan.
“Betul-betul berada di posisi darurat narkoba ini,” katanya.
Sebelumnya, Ketua DPP PPP Qoyyum Abdul Jabbar menyampaikan hasil rekomendasi Mukernas II Bimtek DPRD PPP. Salah satu isi rekomendasinya yakni berkenaan dengan peredaran narkoba di Indonesia.
“Narkoba saat ini jadi ancaman serius Indonesia. Berdasar data, PPP mendesak pemerintah menindak tegas pelanggaran UU Narkoba oleh pengedar dan pengguna, dilakukan perbaikan menyeluruh dan pencegahan dan pemberantasan,” katanya.
Baca juga : Buwas: Aparat Terlibat Narkoba itu Pengkhianat, Harus Dihukum Lebih Berat
Sumber berita Jokowi: Pengedar Narkoba Melawan, Jangan Beri Ampun, Tembak Saja : detik
Abu Vulkanik Krakatau capai Jakarta, GMPK DKI bagi masker Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang…
3 ASN Jayawijaya tewas korban tembakan KKB, berikut profilnya Tugas pelayanan kepada masyarakat di Papua…
BGN hapus 1.653 sekolah dari penerima makan bergizi gratis Sebagian sekolah tidak lagi tercatat sebagai…
Rekaman video call diduga penembak 3 ASN Jayawijaya viral Kasus penembakan tiga ASN Dinas Pertanian…
Mahasiswa UIN Jakarta desak dugaan korupsi diusut tuntas Dugaan korupsi yang dikaitkan dengan pengelolaan UIN…
Santriwati di Sleman diduga jadi korban kiai, kini hamil 8 bulan Kasus dugaan kekerasan seksual…
This website uses cookies.