Kabar duka, 2 Prajurit TNI meninggal dalam kontak senjata OPM.
Kabar duka mendalam, dari dua prajurit TNI telah gugur dalam dua kejadian kontak senjata terpisah dengan kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), Sabtu 11 Oktober 2025.
Mereka adalah Letnan Dua Infanteri (Letda Inf) Fauzy Ahmad Sulkarnain dan Prajurit Kepala (Praka) Amin Nurohman.
Letda Fauzy Ahmad Sulkarnain, anggota Satgas Pamtas Statis RI-PNG Yonif 753/AVT.
Tewas setelah terlibat buku tembak dengan kelompok OPM di Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.
Kabar duka ini dibenarkan oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 1421/Pangkep, Letkol Inf Fajar.
Ia menjelaskan, almarhum merupakan putra asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep),
Sulawesi Selatan juga anak dari salah satu prajurit aktif di Kodim 1421/Pangkep.
Sementara itu, di lokasi berbeda, Praka Amin Nurohman meninggal dalam serangan kelompok OPM pimpinan Demi Moss di Distrik Moskona Utara, Kabupaten Teluk Bintuni.
Kejadian saat Tim Anjangsana Pos Moyena Satgas Yonif 410/Alugoro tengah emlakukan kegiatan sosial di Kampung Moyeba.
“Penyerangan ini menimbulkan satu putra terbaik TNI atas nama Praka Amin Nurohman gugur dalam penugasan,” katanya, 12 Oktober 2025.
Letkol Daniel menegaskan bahwa Kodam XVIII/Kasuari telah menurunkan pasukan untuk memburu para pelaku penembakan tersebut.
“Kodam XVIII/Kasuari berkomitmen akan mengejar dan menangkap pelaku penembakan yang dilakukan anggota TPNB/OPM Kodap IV Sorong Raya,” ungkapnya.
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.