Anak Riza Chalid terungkap korupsi 3 T dari proyek Pertamina
Raja minyak dan gas Mohammad Riza Chalid meraup keuntungan mencapai triliunan rupiah dari proyeknya dalam perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina, Subholding, dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) pada tahun 2018-2023.
Proyeknya ialah pengadaan tiga kapal untuk disewakan kepada anak usaha Pertamina, dan atas penyewaan terminal bahan bakar minyak (BBM).
Dari kedua proyek ini, Riza Chalid mengantongi uang lebih dari Rp 3 triliun.
Dirinya sebagai beneficial ownership (pemilik manfaat) PT Tanki Merak (TM) dan PT Orbit Terminal Merak (OTM).
Itu terungkap dalam surat dakwaan anaknya, M. Kerry Andriyanto Riza yang juga selaku pemilik manfaat PT TM dan PT TOM.
Kerry didakwa bersama terdakwa lain dalam perkara ini, yaitu Dimas Werhaspati (DW) selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa (NK) dan Komisaris PT Jenggala Maritim (JM), Gading Ramadhan Joedo selaku Komisatis PT JM dan Direktur PT OTM.
Proyek pertama, pengadaan sewa kapal terkait adanya pengaturan pengadaan sea tiga unit kapal milik PT Jenggala Maritim Nusantara (JMN).
Perbuatan tersebut telah memperkaya Kerry, Gading, dan Dimas melalui PT JMN sebesar 9,86 juta dolar AS.
Selanjutnya, proyek kedua, penyewaan terminal BBM PT OTM kepada Pertamina,
Dan atas penyewaan terminal BBM tersebut, memperkaya Riza Chalid dkk sebesar Rp 2,9 triliun.
Sehingga total uang yang mengalir kepada geng Riza Chalid mencapai Rp 3,06 triliun.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.