Kejam, seorang anak tega bunuh serta mutilasi ibu kandungnya di Kabupaten Lahat
Kasus pembunuhan disertai mutilasi yang buat amarah warga di Kabupaten Lahar akhirnya ditangkap dalam waktu yang singkat.
Polisi berhasil menangkap pelaku yang berinisial Ahmad Fahrozi Usia 23 Tahun dan berjenis laki-laki, yang ternyata merupakan anak kandung dari korban, SA 63 tahun.
Kejadian kejam itu terungkap setelah warga menemukan potongan tubuh manusia yang dikubur dalam tiga karung plastik di kebun milik korban, di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang, Rabu 8 April 2026.
Kasus itu berawal dari kecurigaan keluarga yang tidak melihat korban selama hampir satu minggu.
Kecurigaan itu mengarah pada gundukan tanah yang mencurigakan dan kemudian digali bersama warga sekitar.
Kapolres Lahar melalui Lasat Reskrim, Muhammad Ridho Pradani, menyampaikan bahwa pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam.
“Ya benar, pelaku mutilasi merupakan anak kandung korban sendiri. Motifnya diduga kuat karena pelaku emosi korban menolak pemberian uang yang rencananya akan digunakan untuk bermain judi slot,” kata polisi.
Lanjut, saat ini pelaku telah diamankan dan masih menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian.
Tragedi ini menjadi cerminan sisi gelap dari berbagai persoalan sosial yang semakin kompleks. Kecanduan judi online, tekanan ekonomi, hingga lemahnya kontrol emosi dapat menjadi kombinasi berbahaya jika tidak ditangani dengan baik.
Kabar bahagia, Jennifer Coppen sah jadi istri Justin Hubner di Bali Akhirnya kabar bahagia dari…
Ramai Jokowi dikabarkan bakal jadi Ketua Dewan Pembina PSI Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace…
Pesawat Angkut Militer India terbakar usai jatuh, 5 personel tewas Pesawat angkut logistik jenis AN-32…
Publik penasaran, ini alasan Kenny Austin tutupi wajah sang anak Setelah melahirkan putra pertama mereka,…
Nanik ungkap rencana coret anak orang kaya dari program MBG Badan Gizi Nasional (BGN) lagi…
Menteri Pemadaman listrik bukan akibat batu bara langka, kata Bahlil Menteri Energi dan Sumber Daya…
This website uses cookies.