Keluarga Pratu Farkhan Sauqi Marpaung terima kabar meninggal di aniaya senior
Keluarga Pratu Farkhan Sauqi Marpaung menerima kabar duka dalam setelah menerima kabar bahwa anggota Pos Sanepa Satgas [amtas RI-PNG Mobile Yonif 133/JS itu diduga meninggal dunia akibat penganiayaan oleh seniornya saat bertugas di Papua Tengha,.
Kejadian itu disebut terjadi di Pos Sanepa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya.
Pratu Farkhan merupakan warga Desa Hessa Air Genting, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara.
Ia telah menjalani penugasan di wilayah perbatasan Papua selama hampir lima tahun sebagai prajurit Yonif 133/JS.
Ayah korban, Jakaria Marpaung, mengatakan bahwa keluarga awalnya mendapat infromasi dari pihak satuan bawa putranya meninggal dunia karena sakit.
Kabar itu membuat keluarga terpukul, terlebih almarhum sempat menyampaikan rencana untuk melamar kekasihnya sepulang dari tugas.
“Kami diberitahu oleh komandannya, anak kami telah meninggal dunia karena sakit. Dia pernah menelepon kami, kalau selesai dari tugas di Papua mau melamar kekasihnya di Kisaran, katanya, Jumat 2 Februari 2026.
Namun, keluarga kemudian menerima informasi lain, dari rekan korban di lokasi tugas, yang menyebutkan Pratu Farkhan diduga meninggal dunia akibat kekerasan yang dilakukan oleh seniornya, Kopda Fitrah.
Informasi tersebut langsung mencurigakan keluarga soal penyebab kematian korban.
Menurut Jakaria, berdasarkan keterangan rekan-rekan korban, Pratu Farkhan saat itu sedang sakit dengan kondisi mengigil dan meriang.
Ia juga sempat diminta beristirahat, namun kemudian dipanggil oleh seniornya hingga terjadi pemukulan.
“Anak kami ini sedang sakit. Tapi tiba-tiba dipanggil terjadi pemukulan, anak kami pingsan dan kemudian dinyatakan meninggal dunia,” katanya.
Atas dugaan itu, pihak keluarga melaporkan kasus ini ke Detasemen Polisi Militer Asahan dan meminta kejadian ini diusut secara tuntas serta pelaku dihukum sesuai hukuman yang berlaku.
Rebecca effort ke Belgia demi beri kejutan spesial ultah Jennifer Di tengah momen perayaan di…
Eks Dirut KBS resmi jadi tersangka kasus korupsi pakan fiktif Kejaksaan Tinggi (Kejari) Jawa Timur…
Puan ketuk palu, RUU Surga Investasi PFII resmi sebagai UU DPR RI telah resmi menyepakati…
Gerindra nilai Hotman tak etis seret Prabowo ke ranah hukum Partai Gerindra menegaskan Presiden RI…
Nanik S mundur dari kepala BGN, demi pemulihan kesehatannya Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik…
Yudi Purnomo bongkar kecurigaan soal fasilitas khusus Hotman Mantan penyidik KPK, Yudi Purnomo Harahap, meminta…
This website uses cookies.