KPK Datangi Rumah Ketua DPRD Jabar, Ono Surono Soal Dugaan Terima Aliran Dana

KPK Datangi Rumah Ketua DPRD Jabar, Ono Surono Soal Dugaan Terima Aliran Dana

KPK Datangi Rumah Ketua DPRD Jabar, Ono Surono Soal Dugaan Terima Aliran Dana

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi rumah Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono di Kota Bandung, Rabu 1 April 2026.

Terkait dengan kasus suap ijon proyek di Pemerintah Kabupaten Bekasi yang telah menjerat Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa Ono Surono berada di lokasi saat tim penyidik menyisir rumahnya.

KPK meyakini politisi senior tersebut mengetahui persis berang bukti yang diamankan petugas.

“Penggeledahan dilakukan seiring dugaan adanya aliran uang tersangka Sarjan (pihak swasta) kepada ONS,” kata Budi Prasetyo, Jakarta.

Kasus ini berawal dari operasi senyap KPK yang membongkar praktik ijon proyek selama setahun terakhir.

Bupati Ade Kuswara Kunang bersama ayahnya, HM Kunang, diduga meminta upeti kepada pengusaha bernama Sarjan untuk jaminan paket proyek selama setahun terakhir.

Total uang yang mengalir ke kantong Bupati Ade dan sang ayah diperkirakan mencapai Rp14, miliar, dengan rincian:

  • Rp9,5 miliar: Ijon paket proyek dari tersangka Sarjan.
  • Rp4,7 miliar: Dugaan penerima grafikasi lainnya sepanjang tahun 2025.

Penyidik sekarang lagi fokus mendalami keterkaitan Ono Surono dalam alur distribusi uang haram tersebut.

KPK membutuhkan keterangan Ono untuk melengkapi “puzzle” hukum agar konstruksi perkara suap ini menjadi bulan dan juga utuh.

“Dalam proses penyidikan, tentu penyidik membutuhkan keterangan yang bisa saling mengonfirmasi dan melengkapi,” katanya.

Baca juga: KPK duga ada suap tambang di Maluku, nama Dirut PT NHM Haji Romo ikut terseret