LPS Ferdinan D Purba Catat adanya Lonjakan Tabungan Masyarakat di atas Rp5 Miliar di Perbankan
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat adanya lonjakan pada jumlah tabungan masyarakat dengan saldo di atas Rp5 miliar di perbankan.
Sepanjang periode terakhir, simpanan pada kategori tersebut meningkat hingga 22 persen, yang sekaligus merefleksikan kelompok masyarakat berpenghasilan tinggi di Indonesia.
Anggota Dewan Komisioner LPS Bidang Program Penjaminan Polis, Ferdinan D. Purba, menilai peningkatan tersebut tidak terlepas dari penempatan Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di sejumlah bank, khususnya bank milik negara.
Namun, tabungan masyarakat dengan saldo di bawah Rp100 juta mengalami pertumbuhan, meski lajutan jauh lebih lambat dibandingkan kelompok simpanan besar.
Kenaikan masih tergolong moderat dan tidak terhadap total pertumbuhan dan pihak ketiga.
“Yang di bawah Rp100 juta ini pertumbuhan year on year (yoy) itu 3,43 persen. Jadi memang kalau diliat dari pertumbuhan total dia tidak terlalu, tapi dia masih tumbuh yang di bawah Rp100 juta,” jelasnya.
Lanjut, peningkatan tabungan tersebut turut sejalan dengan menurunnya jumlah masyarakat yang belum memiliki rekening bank.
Data LPS menunjukkan jumlah penduduk usia produktif 15-69 tahun yang tergolong unbanked terus menyusut dalam beberapa tahun terakhir.
Pada tahun 2023, jumlah penduduk tanpa rekening bank tercatat mencapai 23,5 juta orang.
Angka tersebut turun menjadi 18,2 juta pada tahun 2024, dan lebih turun lagi menjadi 15,3 juta orang pada tahun 2025.

