Ma'ruf Amin Sebut Islam dan Pancasila Tidak Bertentangan

Ma’ruf Amin Sebut Islam dan Pancasila Tidak Bertentangan

Ma’ruf Amin Sebut Islam dan Pancasila Tidak Bertentangan

Presiden Joko Widodo serius menempatkan Pancasila sebagai ideologi negara, di tengah ancaman paham yang ingin menjadikan Islam sebagai dasar negara, atau oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) disebut khilafah.

Keseriusan Jokowi ditunjukkan dengan membentuk Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) yang gawangi tokoh-tokoh bangsa. Namun menurut Anggota Pengarah UKP-PIP, Ma’ruf Amin, Islam dan Pancasila sebetulnya tidak bertentangan.

Image result for President Jokowi bersama Maruf amin

Presiden Jokowi dan Ma’ruf Amin

“Agama dengan Pancasila kan tidak bertentangan. Saling mengisi. Islam itu, Pancasila itu sepenuhnya, artinya di dalam ajaran Islam sudah ada juga. Kemanusiaan, kemudian persatuan, keadilan sosial, apalagi ketuhanan,” kata Ma’ruf Amin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/6).

Bahkan, sila-sila dalam Pancasila menurut Ma’ruf Amin yang juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu sangat pas dengan ajaran Islam.

Semangat Pagi Indonesia

A post shared by Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo) on

“Apalagi Ketuhanan Yang Maha Esa, kalau pembukaan UUD itu kan berkat rahmat Allah. Allah SWT itu satu kesatuan. Bagi Islam itu pas betul,” tuturnya.

Sementara soal UKP-PIP yang dibentuk Presiden Joko Widodo siang tadi, Ma’ruf menilai itu sebagai tugas yang mulia. Karena lembaga baru ini bertugas membuat Pancasila tetap jadi landasan berpikir rakyat Indonesia.

“Saya menganggap ini mulia sekali. Bagaimana kita Pancasila ini supaya tetap menjadi landasan berpikir, landasar bertutur, bersikap, berperilaku. Nah ini penting sekali. Karena itu kita harus merumuskan bagaimana supaya Pancasila ini menjadi sumber inspirasi dan landasan,” terang Ma’ruf.

Pengangkatan Anggota UKP-PIP

Pengangkatan Anggota UKP-PIP

“Ini yang akan kita rumuskan strateginya, nilai-nilai apa yang nanti akan kita ejawantah, kemudian caranya bersosialisasi seperti apa. Bagaimana masyarakat kita ajak untuk ikut bersosialisasi,” lanjut dia.

Saat ini menurut Ma’ruf Amin, masyarakat sudah tidak begitu memperhatikan Pancasila. Ma’ruf menyebut masyarakat saat jni punya ideologinya sendiri.

“Karena Pancasila dianggap sudah tidak memberi nilai apa-apa. Karena itu kita harus bangun, sebagai bangsa kita harus berlandaskan Pancasila, bersumber dari Pancasila. Baik dalam bertindak, bersikap, berfikir, bertutur, maupun berperilaku,” ucap Ma’ruf.

Selain Ma’ruf Amin, UKP-PIP dipimpin oleh Megawati Soekarnoputri, Try Sutrisno, M. Mahfud, Syafi’i Ma’arif, Said Aqil Siradj, Andreas Anangguru Yewangoe, Wisnu Bawa Tenaya, Sudhamek, dan Yudi Latif.

 

Sumber Berita┬áMa’ruf Amin Sebut Islam dan Pancasila Tidak Bertentangan : Kumparan.com