Megawati Soekarnoputri apresiasi Aksi Mahasiswa di Bundaran HI

Megawati Soekarnoputri apresiasi Aksi Mahasiswa di Bundaran HI

Megawati Soekarnoputri apresiasi aksi Mahasiswa di Bundaran HI

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, secara blak-blakan bela aksi demonstrasi mahasiswa yang sempat digelar di Bundaran HI, Jakarta.

Bundaran HI menjadi salah satu titik yang dipilih mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Lokasi yang berada di pusat kota Jakarta sering menjadi simbol ruang publik yang terbuka bagi berbagai kegiatan sosial maupun kontribusi kontribusi.

Kehadiran pelajar di kawasan tersebut pun menarik perhatian masyarakat yang melintas.

Menurut Megawati, di negara demokrasi, mahasiswa adalah warga negara yang punya hak penuh dan tidak boleh takut untuk menyuarakan aspirasi.

Selama dilakukan secara damai, tertib, dan menghormati aturan yang berlaku, penyampaian aspirasi dinilai sebagai hak setiap warga negara.

Saat berpidato di Blitar, Jawa Timur, Presiden ke-5 RI ini menyentil pengawalan aparat TNI-Polri yang dinilainya berlebihan.

“Ya apa boleh buat, polisinya toh, lalu Angkatan Daratnya. Terus saya tuh mikirnya begini, mahasiswa itu masuk tidak sebagai warga negara Indonesia? Masuk! Jadi mestinya jangan takut. Kalau iya ya iya, kalau tidak ya tidak,” tegas Megawati.

Tak hanya itu, dengan gaya bicaranya yang lugas, ia bahkan menantang aparat untuk menangkap dirinya jika pertanyaan tersebut dianggap bermasalah.

“Nah, saya berani ngomong gini, terus saya mau ditangkap? Ayo! Mana di sini ada polisi? Panggil sini!” ungkap Megawati, di Blitar, Jawa Timur, Senin 15 Juni 2026.

Tak lama ada banyak aksi aliansi mahasiswa lintas kampus yaitu (Trisakti, HMI MPO, Mercu Buana, Esa Unggul) di depan Gedung DPR RI pada Jumat 19 Juni 2026.

Kabar baiknya, penyampaian aksi tersebut, perwakilan dari aliansi mahasiswa diterima langsung oleh Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad.

Baca juga: Ribuan motor listrik gagal untuk MBG, diberikan ke Guru Honorer