Menteri Zulkifli Hasan Menanggapi Harga Cabai Meroket Gara-Gara Musim Hujan

Menteri Zulkifli Hasan Menanggapi Harga Cabai Meroket Gara-Gara Musim Hujan

Menteri Zulkifli Hasan menanggapi harga cabai meroket gara-gara musim hujan

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan lonjakan harga cabai yang terjadi di sejumlah daerah menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026.

Menurut dia, kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh faktor musim hujan yang berdampak pada produksi dan distribusi cabai.

“Alhamdulillah cabai mahal, karena musim hujan,” kata Zulkifli Hasan, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 4 Maret 2026.

Tak hanya itu, ia juga menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi sering mengaruhi hasil panen sekaligus proses distribusi cabai dari sentra produksi ke pasar.

Kondisi tersebut kemudian mendorong harga komoditas itu mengalami penyesuaian.

Pemerintah memastikan tetap memantau perkembangan harga di berbagai daerah untuk menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, terutama menjelang periode meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran.

Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan juga menanggapi Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla yang sebelumnya menanggapi kenaikan harga cabai.

“Pak JK semalam protes. Katanya kalau cabai mahal tidak apa-apa, petani cabai setahun sekali bisa beli baju baru,” katanya.

Rapat terbatas yang dipimpin oleh Presiden Prabowo turut membahas sebagai masalah soal ketahanan pangan nasional, termasuk ketersediaan pasokan serta stabilitas harga jumlah komoditas strategis menjelang Idulfitri.

Sementara itu, Pemerintah Kota Semarang menemukan harga cabai rawit mengalami kenaikan yang tinggi saat melakukan pemantauan di sejumlah pasar.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut harga cabai rawit bahkan mencapai Rp100.000 per kg.

“Yang naik tinggi sekali itu cabai rawit. Di sini disebut cabai setan, harganya sampai Rp100.000 per kilogram, padahal HET harga Rp78.000,”katanya.

Baca juga: Prabowo Subianto kirim surat Belasungkawa untuk Iran atas wafatnya Ayatollah Khamenei