Meta dipanggil Komdigi untuk Beri Penjelasan soal Kebocoran Data Instagram

Meta dipanggil Komdigi untuk Beri Penjelasan soal Kebocoran Data Instagram

Meta dipanggil Komdigi untuk Beri Penjelasan soal Kebocoran Data Instagram

Menteri Komunikasi dan Digital mengambil langkah cepat soal menanggapi kekhawatiran publik soal dugaan kebocoran data pengguna Instagram serta masalah penyalahgunaan fitur reset kata sandi.

Pada hari Jumat 16 Januari 2026, Komkomdigi secara resmi memanggil Meta sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk meminta klarifikasi menyeluruh.

Pemanggilan tersebut dilakukan setelah beredar informasi yang menyebut adanya potensi celah keamanan pada sistem Isntagram yang dinilai dapat membahayakan privasi pengguna di Indonedia.

Pemerintah ingin memastikan masalah ini ditangani secara transparan dan bertanggung jawab.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, menjelaskan bahwa berdasarkan penjelasan Meta, mekanisme reset kata sandi yang ramai diperbincangkan merupakan bagian dari sistem internal resmi Instagram. Bukan akibat peretasan.

Meta juga menegaskan tidak ada pihak luar yang bisa mengakses kata sandi pengguna melalui fitur tersebut.

“Tidak ada password pengguna yang dapat diakses atau diperbolehkan oleh pihak mana pun selain oleh pemilik akun iu sendiri, serta tidak ditemukan indikasi penyalahgunaan fitur reset password untuk pengambilan data oleh pihak eksternal,” tegas Alexanderd

Meta mengaku masih melakukan pendalaman soal laporan dugaan kebocoran data yang bersumber dari pihak ketiga.

Perusahaan teknologi tersebut tengah menverifikasi klaim yang beredar untuk memastikan apakah bersoalan itu benar berasal dari sistem mereka atau dibuat oleh faktor lain di luar platform.

Baca juga: Tim SAR Temukan Jasad Syariq Ridha Ali Razan di Gunung Slamet yang hilang 18 hari