Militan Bersenjata Serbu Kantor Pemerintah Kabul, 28 Orang Tewas
Sedikitnya 28 orang tewas dalam serbuan militan ke kantor pemerintahan di Kabul, Afghanistan. Baku tembak antara militan dan pasukan keamanan itu berlangsung selama tujuh jam.
Diberitakan Reuters, serangan tersebut berakhir pada Senin malam (24/12). Kebanyakan yang tewas adalah pegawai negeri sipil, sisanya adalah seorang polisi dan tiga orang pelaku penyerangan. Lebih dari 20 orang terluka dalam teror tersebut.
Serangan militan dimulai pada Senin sore ketika pengebom meledakkan diri di luar gedung Otoritas Nasional untuk Keluarga Martir dan Penderita Difabel itu. Setelah bom tersebut, para militan langsung masuk ke bangunan, menyandera pada pekerja.
Tentara Afghanistan terlibat pertempuran sengit di bangunan tersebut. Mereka menyisir satu per satu lantai untuk menyelamatkan 350 orang pegawai di dalamnya. Sumber keamanan setempat kepada Reuters mengatakan, tentara harus ekstra hati-hati dalam operasi itu karena banyak warga sipil di dalam gedung.
Seorang pekerja mengatakan, para pegawai mengunci diri di dalam kantor setelah mendengar suara ledakan dan tembakan. Dalam peristiwa itu, lantai dua gedung terbakar.
Suara ambulan meraung-raung sepanjang malam tersebut, bolak-balik mengantarkan korban tewas dan terluka ke rumah sakit.
Belum ada kelompok bersenjata yang mengklaim bertanggung jawab. Namun serangan ke kantor pemerintah Afghanistan biasa dilakukan oleh Taliban yang ingin menggulingkan pemerintahan yang mereka anggap pro-Barat.
Perang dengan Taliban telah berlangsung selama 17 tahun di Afghanistan sejak invasi Amerika Serikat usai tragedi 9/11. Presiden Donald Trump berencana mengakhiri keterlibatan AS di negara tersebut dengan menarik sekitar 5.000 dari 14 ribu tentara mereka di Afghanistan.
Baca juga : RI Kutuk Serangan Bom di Afganistan, Korban Tewas 90 an orang
Sumber berita Militan Bersenjata Serbu Kantor Pemerintah Kabul, 28 Orang Tewas : kumparan
PAN nilai Prabowo pantas pimpin Indonesia hingga periode ke 2 Wakil Ketua Umum Partai Amanat…
Pria Surabaya dipenjara 4 bulan usai cari uang Rp5.000 di motor Pengadilan Negeri (PN) Surabaya…
RS Jabar wajib rawat korban begal, Dedi Mulyadi angkat bicara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi…
Sherly Tjoanda tulis pesan rindu, di hari ulang tahun Benny Laos Sherly Tjoanda membagikan pesan…
Rudy Tanoe minta KPK atur waktu pemeriksaan, dugaan bansos Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo atau yang dikenal…
Tasyi Athasyia bawa kasus hilangnya 12 barang mewah ke Polisi Tasyi Athasyia kembali mengalami mengalami…
This website uses cookies.