Politik

PAN Dukung Kebijakan MK buat Tingkatkan Perempuan di Politik

PAN Dukung kebijakan MK buat tingkatkan perempuan di politik

Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Viva Yoga Mauladi menilai kebijakan kuota minimal 30 persen calon legislatif perempuan bukan sekadar bentuk privilese bagi perempuan, melainkan upaya memperbaiki ketimpangan dalam politik elektoral.

“Kuota (wajib caleg perempuan) bukan hanya sekadar privilese perempuan, melainkan koreksi atas ketimpangan realitas politik elektoral,” kata Viva, Rabu 27 Mei 2026.

Dukungan tersebut muncul di tengah perhatian publik terhadap masih rendahnya jumlah perempuan di kursi parlemen.

Padahal, pemilih perempuan memiliki proporsi besar dalam setiap pemilihan umum, sehingga representasi yang seimbang dianggap semakin penting.

PAN menilai kebijakan afirmatif seperti kuota keterwakilan perempuan bukan sekadar formalitas aturan.

Viva mengatakan, PAN menyetujui dan memedomani putusan MK tersebut, termasuk terkait adanya sanksi hukum bagi partai politik yang melanggar aturan keterwakilan perempuan.

Lebih dari itu, langkah ini dinilai sebagai dorongan agar partai politik lebih serius membina dan menyiapkan kader perempuan yang siap bersaing di dunia politik.

Putusan Mahkamah Konstitusi yang mengatur keterwakilan perempuan dalam pencalonan legislatif juga menjadi titik penting dalam penguatan demokrasi.

Aturan ini diharapkan dapat membuka ruang lebih luas bagi perempuan untuk terlibat dalam proses pengambilan keputusan publik.

Tantangan di lapangan masih cukup besar, tidak semua wilayah memiliki akses dan pembinaan kader perempuan yang merata.

Kondisi ini membuat implementasi kebijakan sering kali membutuhkan waktu dan strategi yang lebih terarah.

PAN menilai bahwa kesetaraan di dunia politik tidak bisa dicapai secara instan.

Diperlukan proses panjang melalui pendidikan politik, pelatihan kader, hingga pembukaan ruang yang lebih adil di internal partai.

Sejumlah pengamat politik melihat dukungan terhadap kebijakan ini sebagai sinyal positif.

Partisipasi perempuan yang lebih besar dinilai dapat memperkaya perspektif dalam penyusunan kebijakan publik di tingkat nasional maupun daerah.

Baca juga: Menag hadir di tengah duka keluarga Maria Bernadth Oetama
Penguin

Recent Posts

Purbaya beri Pesan penting buat Pemda Sebelum kena Reshuffle

Purbaya beri pesan penting buat Pemda sebelum kena Reshuffle Beberapa jam sebelum posisinya sebagai Menteri…

11 jam ago

Profil Yudo Sadewa, anak Purbaya Viral usai Ayahnya Dipecat

Profil Yudo Sadewa, Anak Purbaya viral usai ayahnya dipecat Nama Yudo Sadewa ikut ramai setelah…

11 jam ago

Intip Kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya

Intip kekayaan Suahasil Nazara, Menkeu baru pengganti Purbaya Suahasil Nazara resmi dipercaya mengemban jabatan Menteri…

1 hari ago

Reaksi Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot, Ini kata Yudo Sadewa

Reaksi anak Purbaya usai ayahnya dicopot, ini kata Yudo Sadewa Kabar pergantian Menteri Keuangan Purbaya…

1 hari ago

Jadwal Hyundai Hillstate & Megawati Hangestri, KOVO Cup 2026

Jadwa; Hyundai Hillstate & Megawati Hangsetri, KOVO Cup 2026 Megawati Hangestri bakal menjalani tantangan baru…

1 hari ago

Betrand Peto angkat Bicara soal Pelecehan, Onyo jaga nama Ortu

Betrand Peto angkat bicara soal pelecehan, Onyo jaga nama ortu Betrand Peto akhirnya memberikan pernyataan…

2 hari ago

This website uses cookies.