Pemerintah pastikan ibadah haji 2026 tetap berjalan meskipun konflik Timur Tengah masih berkembang
Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, menegaskan bahwa keselamatan jemaah Indonesia menjadi prioritas utama pemerintah.
Ia menjelaskan, pemerintah terus melakukan komunikasi intensif dengan otoritas Arab Saudi soal kesiapan penyelenggaraan ibadah haji.
“Kita selalu koordinasi, komunikasi dengan Pemerintah Saudi, kita koordinasi dengan kementerian luar negeri kita, KBRI di Saudi, juga dengan panitia haji kita di sana. Kita komunikasi terus,” kata Irfan.
Menurutnya, sampai saat ini pemerintah Arab Saudi masih memberikan sinyal positif terhadap pelaksanaan haji tahun 2026.
“Sampai hari ini semuanya masih memberikan lampu hijau sehingga persiapan tetap jalan seperti biasa. Insyaallah, sampai hari ini masih dijamin keselamatannya,” ungkapnya.
Selanjutnya, pemerintah juga tetap menyiapkan langkah mitigasi apabila situasi geopolitik berubah.
Langkah tersebut juga telah dibahas bersama Komisi VIII DPR RI agar pelaksanaan haji tetap berjalan dengan lancar.
“Sehingga insyaallah nanti semuanya bisa berjalan dengan lancar,” jelasnya.
Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan langsung ke Mekkah.
Beliau menyebut pemerintah Arab Saudi terus melakukan perbaikan dari sisi keamanan hingga fasilitas bagi jemaah.
“Fasilitas untuk haji akan lebih baik, ini berkat diplomasi yang dilakukan oleh pak menteri.”
Guru Non-ASN mengadu ke DPR, minta kepastian nasib di 2027 Perwakilan guru non-ASN menyambangi Gedung…
Ramai alamat rumah Jennifer Coppen tersebar, ulah oknum Ojol Jennifer Coppen lagi menghadapi persoalan yang…
Indra Bruggman sukses jadi pengusaha, mau pensiun dari aktor? Nama Indra Bruggman sudah lama dikenal…
2 Anabul Inul Daratista hilang misterius, ternyata ada di lemari Inul Daratista heboh setelah dua…
KPK bongkar dugaan aliran uang, dua PNS Bea Cukai diperiksa Kasus dugaan korupsi dalam proses…
Alasan Raja Juli tak dampingi Prabowo Subianto cek Karhutla Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya…
This website uses cookies.