Pengakuan Jasriadi Terkait Struktur Saracen, Eggi Sudjana Perlu Dicekal

Pengakuan Jasriadi Terkait Struktur Saracen, Eggi Sudjana Perlu Dicekal

Pengakuan Jasriadi Terkait Struktur Saracen, Eggi Sudjana Perlu Dicekal

Memang ini masih wacana dan belum dilegalkan, tetapi pengakuan Jasriadi, yang adalah Ketua kelompok atau grup Saracen, bahwa pengacara Eggi Sudjana adalah dewan penasehat tidak bisa dikesampingkan. Jasriadi dalam pengakuannya memang menyatakan bahwa struktur organisasi yang tersebar tersebut benar adanya.

Struktur organisasi yang tersebar tersebut memang menunjukkan nama Eggi Sudjana dan juga Mayjen TNI Purn Ampi sebagai dewan penasehat. Dalam struktur Jasriadi adalah sebagai Ketua kelompok Saracen. Kebenaran struktur ini juga sebelumnya sudah diklarifikasi oleh pihak kepolisian.

Struktur Pengurus Saracen

Ditambah lagi dengan pengakuan Jasriadi yang memang mengenal Eggi Sudjana dari temannya yang bernama Rizal Kobar. Siapa Rizal Kobar? Masih ingatkah dua kakak beradik Rizal Kobar dan Jamran yang telah divonis 6 bulan 15 hari penjara karena menyebarkan ujaran kebencian melalui media sosial.

Rizal Kobar dan Jamran di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan

Polri pada saat itu menetapkan 10 tersangka dalam kasus dugaan makar. Mereka yang ditangkap yaitu Ahmad Dhani, Eko, Aditiya Warman, Kivlan Zen, Firza Husein, Rachmawati Soekarnoputri, Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Rizal Kobar dan Jamran.

“Penetapan tersangka keduanya berkaitan dengan hate speech, menyebarluaskan informasi permusuhan terhadap individu dan terhadap isu suku, agama dan ras (SARA),” ujar Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Boy Rafli amar dalam jumpa pers di Gedung Divisi Humas Polri Jakarta, dikutip dari kompas.com (3/12/2016).

“Polri menilai ini sangat berbahaya, karena bisa menimbulkan kemarahan massa terhadap pemerintah RI, yang tentunya ujaran ini tidak mendidik,” kata Boy.

Rizal adalah pemimpin ormas Komando Barisan Rakyat atau Kobar, sehingga Rizal sering disebut Rizal Kobar.

Kembali kepada pengakuan Jasriadi bahwa Rizal Kobar adalah rekan kerjanya dan sepertinya adalah yang membina Jasriadi dalam kelompok Saracen ini. Serta dapat diterka kelompok Rizal Kobar dan Eggi Sudjana ini masuk dalam kelompok mana. Eggi Sudjana secara terang-terangan bahwa ia adalah pendukung Prabowo, pengacara Habib Rizieq juga yang anti Ahok.

Dan nama Eggi Sudjana adalah tingkatannya jelas lebih tinggi dari Rizal Kobar, sudah termasuk kedalam pucuk pimpinan gerakan kelompok ini atau lebih tepat nya aktor intelektual.

https://www.youtube.com/watch?v=WPrYnnWCaKA

Oleh karena itu mengingat kasus Habib Rizieq yang tertunda sampai sekarang karena yang bersangkutan tidak mau kembali ke Indonesia sampai kasus nya dihentikan, padahal kasusnya bukan hanya satu , tetapi ada kasus-kasus lain yang menjerat. Habib Rizieq keburu melarikan diri ke Arab Saudi sebelum polisi melakukan pencekalan, sehingga kasus-kasusnya pun tertunda sampai saat ini.

Seharusnya pulalah Eggi Sudjana segera dilakukan pencekalan sebelum yang bersangkutan melarikan diri seperti yang dilakukan oleh klien nya itu. Mengingat masyarakat pun sudah bisa membaca pastilah ada keterkaitan Eggi sudjana dengan Saracen.

Masyarakat pun memang tidak berani menuduh sembarangan, tapi masyarakat pun saat ini tidak bodoh membaca dan melihat langsung bukti-bukti yang ada ditambah omongan langsung dari Jasriadi yang disebut ketua Saracen.

Masyarakat sangat berharap Polisi dapat mengungkap tuntas gerombolan Saracen ini sampai ke akar-akarnya, seperti yang diminta juga oleh pihak Istana.

Masih ingat bagaimana merusaknya isu Hoax yang menyerang Pilgub DKI Jakarta 2017 dibalut dengan muatan SARA dan Ujaran Kebencian, hingga saat ini sepertinya masyarakat Jakarta masih terbelah.  Oleh karena itu dengan tertangkapnya Hoaxers ini bisa membuka topeng-topeng politikus busuk, pemesan hoax dan juga yang menginginkan NKRI terus terpecah dan tidak stabil.

 

Baca juga : Tolak Dipanggil Polisi, Eggi Sudjana: Saya Dijadikan Target Untuk Disikat

 

 

Sumber berita Pengakuan Jasriadi Terkait Struktur Saracen, Eggi Sudjana Perlu Dicekal : detik , seword , kompas