Pihak Sarwendah Tegaskan Tak Ada Laporan untuk Betrand Peto

Pihak Sarwendah Tegaskan Tak Ada Laporan untuk Betrand Peto

Pihak Sarwendah tegaskan tak ada laporan untuk Betrand Peto

Pihak Sarwendah akhirnya memberikan klarifikasi terkait kabar yang menyebut adanya laporan terhadap Betrand Peto ke Polres Jakarta Selatan.

Kuasa hukum Sarwendah, Korbinianus Molmen Nomer, memastikan bahwa Sarwendah tidak pernah memiliki niat untuk membawa persoalan tersebut ke ranah hukum.

“Setahu saya, Ibu S (Sarwendah) tidak sejahat itu ya. Bagaimanapun, Betrand itu anaknya. Dia masih menganggap itu sebagai anaknya. Jangankan untuk melaporkan, memikirkan untuk melaporkan saja tidak ada dalam pikirannya. Dipastikan tidak ada laporan atas nama Betrand,” katanya, Selasa 14 Juli 2026.

Menurutnya, hubungan Sarwendah dan Betrand Peto hingga saat ini tetap dianggap sebagai hubungan ibu dan anak.

Gosip mengenai laporan kepada Betrand Peto sempat beredar dan ramai perbincangan publik.

Nama Betrand ikut terseret di tengah ramainya pemberitaan mengenai persoalan hak asuh anak, antara  Sarwendah dan Ruben Onsu.

Kuasa hukum Sarwendah meminta agar informasi yang beredar dapat dilihat secara lebih hati-hati agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Kabar tersebut hanya menjadi gosip yang berkembang di masyarakat tanpa adanya dasar yang jelas.

Betrand Peto selama ini dikenal memiliki hubungan dekat dengan keluarga Sarwendah.

Kedekatan tersebut terlihat sejak Betrand menjadi bagian dari keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah.

Pihak Sarwendah juga berharap pemberitaan yang muncul tidak semakin memperkeruh keadaan.

Terlebih, persoalan yang berkaitan dengan keluarga perlu disampaikan berdasarkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Selain memberikan klarifikasi mengenai gosip laporan, pihak kuasa hukum juga mengungkap kondisi Sarwendah setelah muncul berbagai tudingan di media sosial.

Korbinianus menyebut Sarwendah sempat mengalami tekanan secara emosional akibat kabar yang beredar luas.

“Saat ini kondisi Ibu Sarwendah secara mental mungkin lagi down-down-nya, lagi sering ke psikolog dan psikiater juga. Sebagai tim, kita tetap solid, cuma memang kasihan melihat bos kita diperlakukan seperti itu,” ungkapnya.

Baca juga: Jenazah Temon dimakamkan, sang istri tak kuasa bersedih